Waspada Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga, Pasar, dan Pelatihan Kerja

Kompas.com - 03/07/2020, 16:45 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/Anton27Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona

DENPASAR, KOMPAS.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, klaster keluarga kini menjadi perhatian di Denpasar.

Dari penularan antar anggota keluarga ini mulai menyumbang jumlah kasus Covid-19 tertinggi.

Klaster keluarga merupakan penularan yang berasal dari satu anggota keluarga ke anggota keluarga lainnya. 

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Juli 2020

Diketahui ada sekitar 100 warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjangkit dari klaster ini.

"Jadi, sebagian besar yang kita tracing ke keluarganya juga kena. Artinya, ia dapat virus ini di luar," kata Dewa Rai di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (3/7/2020).

Mereka yang jadi sumber penularan diduga tertular saat di luar rumah.

Misalnya dari penularan di pasar dan lingkungan kerja seperti rumah sakit, bank, dan kantor pemerintahan.

"Pasar memang paling tinggi, tapi juga dari lingkungan kerja atau tertular dari rekan kerjanya," kata dia.

Baca juga: Bali Ready to Welcome Indonesian Tourists on July 31

Dia meminta warga lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan saat keluar rumah.

Untuk pencegahan, pihaknya gencar melakukan pelacakan kasus Covid-19 melalui tes, baik tes swab berbasis PCR atau pun rapid test.

Dalam sehari, Pemkot Denpasar rata-rata mampu melakukan tes Covid-19 terhadap 200-300 orang.

Kasus Covid-19 di Kota Denpasar bertambah 33 orang, Kamis, sehingga total kasus kini menjadi 649.

Pasien sembuh bertambah 21 orang sehingga total menjadi 247 orang.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional
4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

Regional
Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Regional
Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Regional
Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Regional
Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Regional
Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Regional
Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Regional
Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Regional
Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X