Kompas.com - 03/07/2020, 13:42 WIB
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam kunjungannya di RSUD Bung Karno Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMenteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam kunjungannya di RSUD Bung Karno Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Solo, Jawa Tengah bakal menjadi rumah sakit pusat pengobatan tradisional atau herbal.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di sela-sela mendampingi Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto saat mengunjungi rumah sakit tersebut, Jumat (3/7/2020).

"Nanti diganti Rumah Sakit Umum Daerah Pusat Pengobatan Tradisional. Jadi, mau di-support oleh Bapak Menteri Kesehatan untuk SDM-nya maupun untuk pendampingan dan hari ini sekalian mau ke Tawangmangu," terang Rudy.

Baca juga: 40 Pasien Covid-19 di Ambon Sembuh berkat Suplemen Herbal dari Profesor di Surabaya

Rencananya obat herbal untuk kebutuhan rumah sakit milik Pemkot Solo tersebut akan dicukupi dari wilayah Tawangmangu.

Bahkan, ujar Rudy, lahan yang berada di belakang rumah sakit akan dimanfaatkan untuk menanam tanaman obat tradisional.

"Nanti di belakang rumah sakit bisa digunakan untuk menanam jahe, kencur, serai dan tanaman obat," ungkap dia.

Pertimbangan RSUD Bung Karno menjadi pusat pengobatan tradisional tersebut karena ingin memanfaatkan kearifan lokal.

"Saya bukan dokter. Tapi saya hanya ilmu nalar saja. Kalau besok rumah sakit pusat pengobatan tadisional ini bisa berkembang, usia orang Indonesia lebih dari 80 tahun. Karena tidak ada HD (Hemodialisa), ginjalnya tidak yang rusak," terangnya.

Baca juga: Ini Obat dari Wuhan untuk Corona yang Didapat Gubernur Maluku, Jenisnya Herbal

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan, ide awal mencetuskan untuk menjadikan RSUD Bung Karno menjadi pusat pengobatan tradisional karena merupakan kearifan lokal.

"Iya, bersama Pak Wali Kota ini kita bicara bahwa pengobatan rradisional ini merupakan kearifan lokal harus ditonjolkan. Dan bisa mendunia," katanya.

"Dan, pengobatan tradisional ini bisa menjadi medical tourism. Apalagi siapa tahu dari riset-riset tradisional ini bisa juga untuk penanganan Covid-19 dan sebagainya," sambung dia.

Rencana menjadikan RSUD Bung Karno menjadi pusat pengobatan tradisional itu sekaligus untuk memodernisasi pengobatan tradisional menjadi ikon untuk pelayanan, pengembangan, riset dan teknologi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X