Puluhan ASN Jateng yang Positif Covid-19 Tertular Saat Bertugas di Pelayanan Masyarakat

Kompas.com - 03/07/2020, 09:48 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo melalui video siaran pers. KOMPAS.com/dinkes jatengKepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo melalui video siaran pers.

SEMARANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengungkapkan kondisi puluhan ASN Pemprov Jateng yang positif Covid-19.

Meskipun ada kasus ASN yang meninggal, kata dia, namun sebagian besar mereka merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Selanjutnya, mereka menjalani isolasi di Hotel Kesambi Hijau Semarang selama 14 hari dan menjalani swab test.

"Sekarang kondisinya baik dan sehat. Yang penting mereka tidak sakit, fisiknya bagus. Penanganan mereka (ASN) cukup isolasi selama 14 hari, kemudian swab test. Kalau hasilnya negatif ya sudah sembuh," ujar Yulianto dalam siaran pers melalui video, Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Ada 30 ASN Pemprov Jateng yang Tertular Virus Corona di Kantor

Lebih lanjut, Yulianto menjelaskan, para ASN yang positif itu tertular Covid-19 ada yang bertugas di bagian pelayanan kesehatan masyarakat.

Proses penularan Covid-19 itu terjadi semenjak dua hingga tiga minggu terakhir.

"Pada prinsipnya semua bisa tertular Covid-19. Apalagi ASN itu tugasnya di bagian pelayanan dan tidak bisa WFH. Jadi resiko penularan yang lebih tinggi. Karyawan kesehatan itu selain tidak ada libur, mereka harus melayani pasien. Potensi tertular memang dari tenaga kesehatan," ungkapnya.

Untuk itu, ia mengingatkan kepada seluruh ASN yang bekerja di bagian pelayanan agar selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bertugas.

"Maka harus hati-hati sekali. Yang sudah pakai APD lengkap saja masih bisa tertular Covid-19 apalagi yang tidak pakai. Kalau bagi masyarakat juga harus menyadari itu selalu pakai masker dan jaga jarak," ujarnya.

Baca juga: Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 30 aparatur sipil negara ( ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tertular virus corona saat sedang bekerja di kantornya.

Meski jadi sumber penularan virus corona, kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak ditutup.

"Kantor tidak harus ditutup sudah dilakukan penyemprotan disinfektan dan protokol kesehatan semakin diperketat, jaga jarak dan cuci tangan," kata Yulianto di Semarang, Selasa (30/1/2020).



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Regional
Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Regional
Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Regional
ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

Regional
Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Regional
Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Regional
Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Regional
Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Regional
 Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Regional
Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Regional
Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Regional
Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2020

Regional
2 Puskesmas di Kota Yogyakarta Ditutup Sementara

2 Puskesmas di Kota Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
Istri dan 2 Anak Wali Kota Jambi Juga Positif Covid-19, Dirawat di Jakarta

Istri dan 2 Anak Wali Kota Jambi Juga Positif Covid-19, Dirawat di Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X