Diizinkan Gugus Tugas Maluku, 20 Pasien Positif Covid-19 di Ambon Karantina Mandiri

Kompas.com - 02/07/2020, 18:58 WIB
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang saat memberikan keteranagn kepada waratwan di Kantor Gubernur Maluku, Senin malam (29/6/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKetua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang saat memberikan keteranagn kepada waratwan di Kantor Gubernur Maluku, Senin malam (29/6/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku mengizinkan 20 pasien positif corona asal Kota Ambon menjalani karantina mandiri.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Kasrul Selang mengatakan, kebijakan ini merupakan terobosan baru untuk mempercepat proses penyembuhan pasien.

Baca juga: Pejabat RSUD Ambon Meninggal Dunia karena Terpapar Corona

Gugus tugas menilai pasien positif Covid-19 juga membutuhkan penyembuhan secara psikologi.

“Sudah ada beberapa karantina mandiri, sekitar 20 pasien,” kata Kasrul di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (2/7/2020). 

Pasien positif Covid-19 yang ingin menjalani karantina mandiri harus memenuhi sejumlah syarat yang ditetapkan gugus tugas.

Salah satunya, pasien yang diizinkan hanya mengalami gejala ringan.

Selain itu, pasien positif Covid-19 itu harus memiliki kamar tidur, toilet, dan kamar mandi khusus di dalam rumah.

“Contohnya, kamar tidur, toilet atau kamar mandi yang ada di dalam rumah minimal harus ada dua. Satu untuk pasien dan satunya untuk keluarga,” kata Kasrul.

Anggota keluarga yang berada di rumah juga tak boleh masuk dalam kategori rentan, seperti ibu hamil dan lanjut usia.

Lingkungan di sekitar rumah pasien juga harus mendukung upaya karantina mandiri itu.

Baca juga: 40 Pasien Covid-19 di Ambon Sembuh berkat Suplemen Herbal dari Profesor di Surabaya

Terakhir, ketersediaan fasilitas kesehatan dan tenaga medis di sekitar rumah pasien.

"Jika keluarga terima, tindak lanjutnya pulang buat surat dan segala macam kita akan proses, ini juga berlaku untuk semua pasien Covid-19 jika menginginkan menjalani karantina di rumah,” jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X