Kasat Reskrim yang Tolak Laporan Anak Hendak Penjarakan Ibunya Dapat Penghargaan

Kompas.com - 02/07/2020, 16:44 WIB
Viral sebuah video di Facebook dan YouTube yang memperlihatkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono (baju biru) menolak laporan seorang anak asal Lombok Tengah berinisial M (40) ingin memenjarakan ibu kandungnya, K (60). Tangkapan layarViral sebuah video di Facebook dan YouTube yang memperlihatkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono (baju biru) menolak laporan seorang anak asal Lombok Tengah berinisial M (40) ingin memenjarakan ibu kandungnya, K (60).

MATARAM, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono mendapatkan penghargaan karena menolak laporan seorang anak yang ingin memenjarakan ibunya hanya karena masalah sepeda motor.

Penghargaan diberikan saat HUT ke-74 Bhayangkara berupa piagam oleh Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal.

Iqbal menyampaikan bahwa hukum bukan hanya persoalan tertulis di buku, melainkan juga mengedepankan hati nurani.

"AKP Priyo sudah menunjukkan itu, karena penegakan hukum prinsip yang diusung adalah asas manfaat dan berkeadilan, bukan hanya tekstual, bukan hanya law in the book," kata Iqbal (2/7/2020).

Baca juga: Hati Ibu Kalsum Teriris Hendak Dipenjarakan Anak karena Masalah Motor

Iqbal menyampaikan bahwa posisi dari AKP Priyo yakni ingin membantu mediasi kasus tersebut untuk meluruskan pandangan anak yang akan melaporkan ibunya ke polisi.

"Malah sebenarnya AKP Priyo hakikatnya menolong, membantu pelapor itu agar dia tidak bertambah dosanya. Menolong meluruskan pemikiran dia (pelapor)," kata Iqbal.

Jenderal bintang dua ini menegaskan, jika anak tersebut ingin melaporkan kembali Ibunya ke Polda, pihaknya dengan tegas akan kembali menolak.

AKP PRIYO SUHARTONO DITEMUI KOMPAS.COMKOMPAS.COM/IDHAM KHALID AKP PRIYO SUHARTONO DITEMUI KOMPAS.COM

Sebelumnya viral video Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono saat menolak laporan seorang anak asal Desa Ranggegate, Lombok Tengah berinisial M (40) ingin memenjarakan ibu kandungnya, Kalsum (60) terkait kepemilikan sepeda motor, Sabtu (27/6/2020)

 

Aksi viral tersebut beredar dalam unggahan video YouTube dan FB berdurasi 14 menit.

Baca juga: Viral, Video Polisi Tolak Laporan Anak yang Ingin Penjarakan Ibunya karena Masalah Motor

Dalam video tersebut nampak M berjaket abu-abu duduk bersama Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, bersama anggota polisi lainnya, hendak mengadukan ibunya atas tuduhan penggelapan motor

Mengetahui laporan tersebut, Priyo bukannya menerima, tetapi justru menolaknya.

Priyo minta agar kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X