100 Pedagang Positif Corona, Pemkot Jayapura Tetap Buka Pasar Youtefa

Kompas.com - 02/07/2020, 13:40 WIB
Aktifitas di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (31/08/2019) pagi, mulai berjalan kembali KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIAktifitas di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (31/08/2019) pagi, mulai berjalan kembali

JAYAPURA, KOMPAS.com - Hingga Rabu (1/7/2020), Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura memastikan sudah 100 pedagang dari Pasar Youtefa yang dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Jumlah tersebut didapat dari 297 sampel cairan tenggorokan (swab) pedagang yang diperiksa melalui PCR.

Dengan adanya temuan tersebut, Pemkot Jayapura memastikan tidak akan menutup Pasar Youtefa walau sudah banyak pedagang yang terpapar virus corona.

"Yang positif kami tanggani, yang negatif tetap berjualan supaya perekonomian tetap jalan," ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, melalui pesan singkat, Rabu (1/7/2020) malam.

Baca juga: Tambang Ilegal Masih Ditemukan, Kapolresta Jayapura Copot Kasat Reskrim

Namun, ia memastikan tim dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura akan memantau aktivitas di Pasar Youtefa untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan oleh pedagamg dan pengunjung pasar.

Sementara, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, dr Ni Nyoman Sri Antari menuturkan, temuan kasus di Pasar Youtefa berawal dari rapid test massal yang dilakukan di lokasi tersebut.

Dari 1.958 pedagang, 394 reaktif terhadap rapid test. Namun, hanya 360 pedagang yang bersedia diambil sampel swabnya.

"Sebelumnya kan pada hari Senin (29/6/2020) kami periksa 140 sampel dan hasilnya 20 orang yang positif, besoknya (30/6/2020) kami periksa lagi 55 sampel dan hasilnya 19 yang positif, hari ini ada 61 yang positif dari hasil pemeriksaan 99 sampel, jadi totalnya ada 100 sampel positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan 294 sampel," terang Nyoman.

Sebelum Pasar Youtefa, rapid test massal lebih dulu dilakukan di Pasar Hamadi, Pasar Pagi Paldam dan Pasar Sore Cigombong.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbakar Cemburu, Remaja 17 Tahun Jerat Pacar hingga Tewas Usai Berhubungan Badan

Terbakar Cemburu, Remaja 17 Tahun Jerat Pacar hingga Tewas Usai Berhubungan Badan

Regional
Menag Persilahkan Madrasah Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Menag Persilahkan Madrasah Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Regional
Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Regional
Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Regional
Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Regional
Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Regional
PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

Regional
Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Regional
Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X