PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Kompas.com - 02/07/2020, 07:40 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kabupaten Bogor mengikuti arahan Gubernur Jawa Barat untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 15 hari.

PSBB proporsional yang seharusnya berakhir pada Kamis (2/7/2020) ini terpaksa harus diperpanjang setelah melihat statusnya yang berada di level kuning kewaspadaan Covid-19.

"Sesuai arahan dari Gubernur Jabar untuk melanjutkan PSBB karena Kabupaten Bogor ini masih ada di wilayah zona kuning," ucap Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan setelah mengikut Rapat Evaluasi PSBB melalui video conference bersama Gubernur Jabar, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Sebelum Diperiksa, Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf ke Bupati Bogor

Iwan menjelaskan, meskipun masih berada di zona kuning, Kabupaten Bogor sudah mulai perlahan mengendalikan laju penularan Covid-19 di setiap kecamatan.

Hal itu ia akui berdasarkan data effective reproduction number (Rt) atau angka penambahan kasus yang terjadi selama PSBB proporsional berlangsung.

Ia menyebut, angka Rt berada pada point 0,66 yang artinya peluang penyakit menular ke orang lain mulai rendah di tiap kecamatan.

"Sekarang di poin 0,66 Rt-nya, kalau secara aturan ini sudah memungkinkan zona new normal atau adaptasi kebiasaan baru. Tapi karena zona kuning, jadi diperpanjang 15 hari," kata dia.

Baca juga: Rhoma Irama Boleh Mengatakan Apa Saja, tapi Proses Hukum Berjalan Terus

Menurut Iwan, PSBB saat ini merupakan relaksasi menuju pra adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Meski masih masa PSBB, dalam penerapannya kegiatan masyarakat mulai dilonggarkan.

Adapun kegiatan masyarakat yang diperbolehkan di antaranya tempat usaha, wisata, taman nasional dan hotel.

"Ini kewenangannya ada di wilayah. Jadi intinya ada perubahan buat relaksasi masyarakat lebih jadi longgar. Tapi kita sedang kaji dulu, apakah bisa full atau dibuka dengan pengetatan. Tapi jangan dulu untuk yang melibatkan banyak kerumunan masyarakat, yang itu masih belum. Yang jelas ada perbedaan dengan PSBB lalu," kata dia.

Iwan menambahkan, perpanjangan ini mulai berlaku pada Jumat besok, sambil menunggu surat keputusan (SK) aturan perpanjangan yang sedang dirancang oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

"Intinya tim sedang merumuskan kelonggaran-kelonggaran itu. Perbup harus sudah ada besok. Tadi minta tim, juga ada masukan dari Kapolres dan Dandim, semua akan kita kaji bersama sambil menunggu drafnya," kata Iwan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Regional
Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Regional
Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Regional
Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Regional
Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Regional
686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

Regional
Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Regional
Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Regional
Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Regional
4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

Regional
Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Regional
Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Regional
2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

Regional
Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X