Gara-gara Sapi Masuk Rumah, Pria Asal Padang Aniaya Tetangga hingga Tewas

Kompas.com - 01/07/2020, 19:40 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

PADANG, KOMPAS.com - Seorang pria berenisial R tega menganiaya tetangganya hingga tewas yang berinisial F, Selasa (30/6/2020), di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, Sumatera Barat.

Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Motifnya, sapi korban sering memasuki rumah pelaku dan kemudian merusak tanaman di rumah pelaku. Hanya itu motifnya, " ujar Kapolresta Padang Yulmar Try Himawan kepada sejumlah wartawan, Rabu (1/07/2020).

Baca juga: Ini Cerita Lengkap Pencuri di Aceh Tertangkap gara-gara Asap Rokok...

 

Duel satu lawan satu dengan korban

Lebih jauh dijelaskan oleh Yulmar, pelaku melakukan penganiayaan hanya menggunakan tangan dan kaki tanpa menggunakan benda lainnya. 

Antara pelaku dan korban terlibat duel satu lawan satu.

"Awalnya pelaku memukul korban, kemudian korban jatuh dan langsung menginjaknya tiga kali," katanya. 

"Hasil otopsi menunjukan korban meninggal karena pendarahan," sebut Yulmar.

Baca juga: Gara-gara Protes Pembagian BLT, Warga dan Perangkat Desa Baku Hantam

 

Dikenakan pasal penganiayaan berat

Pelaku sendiri ditangkap pihak kepolisian beberapa jam kemudian tanpa perlawanan.

"Pelaku ditangkap dalam waktu 1x24 jam atau enam jam setelah kejadian di daerah Kecamatan Pauh," katanya. 

"Untuk barang bukti kami mengamankan baju pelaku dan korban," lanjutnya.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 338 jo 351 ayat (3) penganiayaan berat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X