Ridwan Kamil Minta Pengusaha Swedia Bantu Gairahkan Ekonomi Jabar

Kompas.com - 01/07/2020, 17:46 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar pertemuan dengan beberapa perusahaan Swedia yang berbisnis di Jabar melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (1/7/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar pertemuan dengan beberapa perusahaan Swedia yang berbisnis di Jabar melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (1/7/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para pengusaha asal Swedia untuk membantu menggerakan perekonomian Jabar di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu ia sampaikan saat telekonferensi dengan sejumlah perusahaan Swedia yang berbisnis di Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (1/7/2020).

Pertemuan tersebut difasilitasi Business Sweden yang merupakan lembaga bisnis resmi di bawah naungan pemerintah Swedia. Hadir para perwakilan perusahaan bonafide Swedia seperti Astra Zeneca, IKEA, H&M, Frisq, Brighter, Supertext, dan lainnya. Pertemuan daring tersebut juga disaksikan perwakilan dari Kedutaan Besar Swedia untuk Indonesia dan Duta Besar Indonesia untuk Swedia.

“Kami telah membuka 70 persen dari ekonomi. Kami punya skenario untuk menggerakkan kembali ekonomi di Jawa Barat. Kami mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk mengerakkan ekonomi,” kata Emil, sapaan akrabnya dalam siaran pers yang diterima media.

Baca juga: Jabar Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-turut, Ridwan Kamil Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Emil masih optimistis pertumbuhan ekonomi Jabar tak akan anjlok setelah pandemi. Ia masih berupaya ekonomi Jabar tumbuh hingga 2,5 persen pada Desember 2020.

Karena itu, Emil ia berharap perusahaan asal Swedia yang ada di Jabar dapat memberi peran signifikan menuju pertumbuhan ekonomi positif hingga akhir 2020.

"Jadi, misalkan jika H&M kembali ke Jawa Barat dan datang dengan kapasitas produksi yang penuh, saya harap IKEA juga seperti itu. Hal itu akan sangat mendukung skenario ekonomi kami. Artinya kami akan memiliki pertumbuhan yang positif pada akhir 2020 dan meningkat tajam di 2021 dan mungkin bisa kembali ke angka 5 persen,” papar Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil Mengenang Almarhum Hilmi Aminuddin: Beliau Banyak Memberi Nasihat

Sementara perwakilan dari Astra Zeneca Mr. CA sangat mendukung upaya Pemda Provinsi Jabar menangani Covid-19 berbarengan dengan pembukaan 70 persen kegiatan ekonominya. Astra Zeneca pun saat ini telah mulai membuka pabriknya secara penuh.

“Kami ingin melaporkan bahwa pabrik kami sudah 100 persen berjalan kembali. Seperti yang kita ketahui kami perusahaan farmasi, yang artinya stok aman dari obat-obatan adalah prioritas utama kami. Jadi beroperasinya pabrik kami secara penuh (100 persen) selama pandemi ini menjadi penting,” tuturnya.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X