Jenazah yang Diambil Keluarga dengan Jaminan Anggota DPRD Makassar Positif Corona

Kompas.com - 01/07/2020, 15:24 WIB
Jenazah pasien Covid-19 dibawa pulang pihak keluarga setelah dijamin oleh anggota DPRD Makassar, Sabtu (27/6/2020). IstimewaJenazah pasien Covid-19 dibawa pulang pihak keluarga setelah dijamin oleh anggota DPRD Makassar, Sabtu (27/6/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Jenazah Covid-19 yang diambil keluarga setelah adanya jaminan anggota DPRD Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso dinyatakan positif virus corona.

Plh Direktur Utama RSUD Daya drg Hasni menuturkan, hasil swab baru keluar beberapa jam setelah jenazah dibawa pihak keluarga.

“Dari penyakit yang diderita pasien yang dibawa Andi Hadi ke RSUD Daya menderita demam tinggi dan sesak nafas sejak sebulan lebih. Dari hasil rapid test juga menyebutkan reaktif. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan foto thorax dan swab test dan hasilnya positif,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Anggota DPRD Makassar Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19, Badan Kehormatan: Tidak Salah

Hasni menuturkan, sejak awal pihak keluarga dan Andi Hadi menolak pasien dirawat sesuai protap Covid.

“Sesuai peraturan protokol kesehatan, semua keluarga pasien harus menandatangani surat inform consent protap pelayanan Covid-19,” jelasnya.

Meski demikian, petugas medis tetap memberikan pelayanan kepada pasien.

“Andi Hadi menolak pasien dirawat di ruang infection centre Covid-19 RSUD Daya. Sehingga, pasien hanya mendapat perawatan di ruang transisi sambil menunggu hasil tes swab keluar dari laboratorium. Belum keluar hasil swab, pasien meninggal dunia,” bebernya.

Baca juga: Buntut Kasus Keluarga Ambil Jenazah Covid-19, Dirut RSUD Daya Makassar Dicopot

Pihak keluarga dan Andi Hadi memaksa jenazah untuk disemayamkan di rumah duka.

RSUD Daya kemudian meminta Andi Hadi membuat surat penyataan selaku penjamin jenazah untuk dibawa pulang.

“Andi Hadi yang juga sebagai tim Gugus Tugas bagian pemulasaran jenazah Covid-19 dan keluarga almarhum ngotot membawa pulang jenazah untuk dikebumikan tanpa protap Covid-19. Padahal kami sudah edukasi kepada pihak keluarga jenazah tidak bisa dimakamkan seperti biasa, karena bisa berbahaya penyebaran virus ke orang lain,” tuturnya.

Sebelumnya telah diberitakan, jenazah pasien Covid-19 yang meninggal di RSUD Daya, Makassar dibawa pulang oleh keluarganya setelah adanya jaminan dari seorang anggota DPRD Makassar, Sabtu (27/6/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X