Kata Bupati Bogor soal Rhoma Irama Nekat Manggung: Proses Hukum Berjalan Terus

Kompas.com - 01/07/2020, 15:18 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui usia menghadiri HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin saat ditemui usia menghadiri HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Polemik Rhoma Irama dengan Bupati Bogor Ade Yasin kian meruncing setelah keduanya saling memberi argumen soal mengundang kerumunan di masa PSBB proporsional.

Sebelumnya, Rhoma Irama memberi tanggapan lewat akun YouTube-nya setelah mengetahui dirinya terancam diproses secara hukum karena nekat manggung.

Dalam keterangannya, Rhoma Irama merasa aneh karena dia menjadi sasaran. Padahal, menurut dia, saat itu dirinya didampingi aparat kepolisian.

Baca juga: Tak Dipatuhi Rhoma Irama, Bupati Ade Yasin: Harus Tegas, Agar Tak Jadi Preseden Buruk

Menurutnya, jika ada larangan seharusnya sudah dilakukan sejak awal, bahkan sebelum berdirinya panggung.

Jika nantinya ada proses hukum tentunya akan membingungkan buat Rhoma Irama.

Dia berharap agar semua masalah ini dapat segera selesai dan pernyataan Bupati Bogor dia harapkan hanya sekedar bercanda.

Baca juga: Buntut Raja Dangdut Rhoma Irama Ingkar Janji, Akan Diproses Hukum dan Mengaku Tamu

Bupati Bogor pastikan proses hukum berjalan terus

Menyikapi hal itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa apa yang dikatakan Rhoma Irama sebagai bantahan adalah merupakan haknya.

Yang jelas, kata Ade, proses hukum harus tetap berjalan bagi pihak yang terlibat sebagai penyelenggara dan pengisi acara (Rhoma Irama) pada saat itu.

"Rhoma Irama boleh mengatakan apa aja sih (didampingi aparat dan bupati bercanda) silahkan, itu haknya. Tapikan nanti yang jelas proses (hukum) berjalan terus," kata Ade saat ditemui usai acara HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Rhoma Irama dan Penyelenggara Acara Akan Diperiksa Polisi

Ade yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor memastikan bahwa kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

Saat disinggung soal pendampingan dari pihak-pihak yang ikut mengamankan, Ade secara tegas mengatakan tim gabungan Gugus Tugas sedang melakukan penyelidikan terhadap siapapun orang yang terlibat dalam acara itu.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Regional
Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Regional
Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Regional
Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Regional
Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Regional
'Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua'

"Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua"

Regional
Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Regional
Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep Hanya Bertiga Datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep Hanya Bertiga Datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Regional
Pemprov DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Pemprov DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Regional
Tekan Penyebaran Covid-19,  Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Tekan Penyebaran Covid-19, Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Regional
Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X