1 Keluarga Asal Tulung Selapan OKI Bobol Rekening Warga Batam Melalui Mobile Banking, Ini Perannya Masing-masing

Kompas.com - 01/07/2020, 14:38 WIB
Tiga orang tersangka yang merupakan satu keluarga di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan berhasil diamankan Subdit V Ditreskrimsus Polda Kepri. Ketiganya diamankan karena terbukti telah melakukan penipuan dan pencurian melalui mobile banking milik inisial J yang merupakan salah satu warga Batam, Kepulauan Riau (Kepri). DOK DITRESKRIMSUS POLDA KEPRITiga orang tersangka yang merupakan satu keluarga di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan berhasil diamankan Subdit V Ditreskrimsus Polda Kepri. Ketiganya diamankan karena terbukti telah melakukan penipuan dan pencurian melalui mobile banking milik inisial J yang merupakan salah satu warga Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

KOMPAS.com - Tiga orang yang masih satu keluarga asal Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, ditetapkan tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau (Kepri) atas kasus penipuan dan pencurian melalui mobile banking milik seorang warga Batam. Ketiganya yakni NA, AN, dan MA.

Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp 415 juta.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti di antaranya, kartu sim, rekening koran, beberapa buku tabungan dan beberapa kartu anjungan tunai mandiri (ATM).

Baca juga: Kronologi Penangkapan Anak Pejabat Tinggi di Kabupaten Karawang

Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Hanny Hidayat mengatakan, para tersangka yang merupakan satu keluarga tersebut tergabung dalam sindikat Tulung Selapan "Tipsani" alias tipu sana sini.

"Para tersangka ini merupakan pemain lama yang tergabung di dalam sindikat Tulung Selapan Tipsani atau tipu sana sini," kata Hanny saat dihubungi, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Satu Keluarga Jadi Sindikat Pencurian Mobile Banking 

Dijelaskan Hany, dalam melakukan aksinya, ketiga tersangka memiliki peran masing-masing.

Tersangka NA berperan sebagai pengambil alih kepemilikan nomor telepon korban.

Kemudian, lanjut Hanny, tersangka AN berperan sebagai orang yang mendapatkan data nasabah korban.

Sedangkan tersangka MA, berperan menyalurkan kembali data nasabah korban kepada tim lain yang bisa mengakses dan mengambil alih uang korban melalui internet banking.

Setelah itu, para pelaku mentransfer uang yang ada di rekening pemilik asli kepada beberapa rekening milik tersangka.

Baca juga: Cerai dengan Istri, Seorang Ayah di Malang Setubuhi Anak Kandung, Terbongkar Saat Korban Cerita ke Ibu

Sambung Hanny, dari pengakuan tersangka mereka mendapatkan data berdasarkan acak atau random.

Dijelaskan Hanny, dalam kasus ini, para tersangka membobol mobile banking korban dengan cara membuat pelaporan dengan kuasa palsu kepada provider telepon seluler.

Mereka mengatakan bahwa ponsel yang digunakannya telah hilang dan nomor ponsel tersebut akan diaktifkan kembali.

Baca juga: Seorang Istri Ajak 2 Pria Bersetubuh di Rumahnya Saat Suami Sedang Pergi, Digerebek Warga

Setelah nomor ponsel dikuasai dan dapat aktif kembali, lanjut Hanny, segala bentuk akses dapat dioperasikan, termasuk dengan akses internet mobile banking milik korban.

Atas perbuatannya, ketiganya dijerat dijerat dengan Pasal 46 ayat 1 jo Pasal 30 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kemudian Pasal 51 ayat 2 jo Pasal 55 ayat 1 ke -1 KUHP. Kemudian Pasal 51 ayat 2 jo Pasal 36 UU ITE.

Para pelaku terancam pidana penjara paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp 12 miliar.

Baca juga: Pengakuan Anggota DPRD yang Ditangkap Polisi karena Terima Paket Sabu: Terima Kasih Sudah Menangkap Saya

 

(Penulis : Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor : Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X