Kronologi Penangkapan Anak Pejabat Tinggi di Kabupaten Karawang

Kompas.com - 01/07/2020, 12:39 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Seorang anak pejabat tinggi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berinisial ANT ditangkap polisi. Ia ditangkap polisi diduga terkait kasus narkoba.

ANT diamankan polisi di Dusun Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat diamankan, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa dua sedotan, dua pipet kaca, dua korek api gas yang diduga digunakan untuk mengisap sabu.

Baca juga: Cerai dengan Istri, Seorang Ayah di Malang Setubuhi Anak Kandung, Terbongkar Saat Korban Cerita ke Ibu

"Anggota Reserse Narkoba Polres Karawang telah mengamankan pengguna narkotika, berinisial ANT," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Rudy Ahmad Sudrajat melalui keterangan tertulis, Rabu (1/7/2020).

Kata Rudy, penangkapan ANT, berawal dari tertangkapnya seorang pengedar narkotika berinisial P yang ditangkap di sebuah rumah di Perumnas Telukjambe, pada Selasa kemarin.

Setelah ditangkap, pelaku langsung diinterogasi, dari keterangan P bahwa ia pernah menjual narkotika jenis sabu kepada ANT.

"Anggota dapat keterangan kalau P jual sabu ke ANT," kata Rudy.

Kemudian petugas langsung melakukan pengembangan dan menangkap ANT di hari yang sama di Dusun Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur.

Baca juga: Anak Pejabat Tinggi di Kabupaten Karawang Ditangkap Polisi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Regional
Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Regional
Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Regional
Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X