Jala Ikan di Muara Sungai, 2 Warga Cianjur Tewas Terseret Ombak

Kompas.com - 01/07/2020, 10:45 WIB
Proses evakuasi pencari ikan asal Cianjur yang ditemukan tewas di muara.Sungai Cibuni, Tegalbuleud, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020). DOK : KECAMATAN TEGALBULEUDProses evakuasi pencari ikan asal Cianjur yang ditemukan tewas di muara.Sungai Cibuni, Tegalbuleud, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Dua warga Cianjur ditemukan meninggal dunia di sekitar Muara Cibuni, Desa/Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020).

Sebelum ditemukan tewas, keduanya mencari ikan dengan jala di pantai Sinar Laut, Agrabinta, Cianjur, Senin malam.

Kedua korban adalah Memed (57) dan Gagan (58), mereka warga Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

Baca juga: Terseret Ombak di Sawarna, Mahasiswa Bogor Ditemukan Tewas

Ketua Forum Koordinasi Search and Rescue Daerah (FKSD)/SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri Assidiq mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, kedua warga Cianjur ini terseret gelombang saat mencari ikan di pantai wilayah Cianjur Senin malam.

"Keduanya sedang menjala ikan disapu ombak parel hingga terseret ke tengah. Lalu keduanya ditemukan di sekitar muara Cibuni," kata Okih saat dikonfirmasi Kompas.com Rabu (1/7/2020).

Menurut dia, kedua korban akhirnya ditemukan di sekitar muara Sungai Cibuni dalam waktu berbeda. Pertama jasad Memed yang ditemukan lalu, menyusul jenazah Gagan.

Kedua jasad dievakuasi warga bersama unsur Muspika Tegalbuleud dan aparat pemerintah desa, Selasa pagi.

Keduanya langsung dibawa dengan mobil ambulans ke rumah duka di Agrabinta, Cianjur.

Okih menjelaskan, ombak parel ini bersifat rapat yang datangnya berdekatan dari tengah lautan. Lalu ombak yang rapat tersebut masuk ke muara Cibuni.

"Muara Cibuni ini lokasinya sebagai batas alam antara Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Cianjur," jelas Okih yang juga kepala Seksi Pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud Dedi Rukmana menuturkan, proses pencarian kedua warga Cianjur yang tenggelam di laut berlangsung sejak Senin malam hingga Selasa subuh.

Baca juga: Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Selain pihak keluarga dan warga dari Cianjur, upaya pencarian kedua korban juga melibatkan berbagai unsur. Di antaranya Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pemerintah desa dan Muspika Tegalbuleud.

"Selasa pagi kemarin, kedua jenazah dibawa dengan mobil ambulance Desa Sumberjaya ke rumah duka," tutur Dedi kepada Kompas.com via pesan WhatsApp, Rabu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berharap Indonesia Bebas dari Bencana, Ganjar Gelar Doa Lintas Agama

Berharap Indonesia Bebas dari Bencana, Ganjar Gelar Doa Lintas Agama

Regional
Sergei Kosenko, Turis Rusia yang Ceburkan Diri ke Laut bersama Motor Dideportasi dari Indonesia

Sergei Kosenko, Turis Rusia yang Ceburkan Diri ke Laut bersama Motor Dideportasi dari Indonesia

Regional
Warga Sempat Dengar Teriakan 'Ya Allah' Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Warga Sempat Dengar Teriakan "Ya Allah" Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Regional
Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Regional
Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Regional
Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Regional
Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Regional
6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

Regional
Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Regional
Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Regional
Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Regional
Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Regional
Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X