Demo Tolak TKA China di Kendari Kembali Berlangsung hingga Malam Hari

Kompas.com - 30/06/2020, 22:40 WIB
 Massa demonstran saat memeriksa setiap kendaraan roda empat yang keluar dari Bandara Haluoleo Kendari, untuk memeriksa apakah memuat TKA asal China atau tidak, Selasa (30/6/2020) malam.
Massa demonstran saat memeriksa setiap kendaraan roda empat yang keluar dari Bandara Haluoleo Kendari, untuk memeriksa apakah memuat TKA asal China atau tidak, Selasa (30/6/2020) malam.

KOMPAS.com- Demonstrasi penolakan kedatangan tenaga kerja asing ( TKA) asal China kembali berlangsung di simpang empat Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sejumlah orang berkumpul di jalur menuju bandara sejak Selasa (30/6/2020) sekitar 13.40 Wita.

Hingga 20.32 Wita, sejumlah demonstran masih berada di ruas jalan tersebut. 

Baca juga: Jelang Kedatangan 105 TKA China, Ribuan Personel hingga Kendaraan Taktis Disiagakan

Mereka beberapa kali coba masuk ke bandara, tapi terus dihalau polisi.

Aksi saling dorong antara demonstran dan polisi terjadi beberapa kali, meski tidak sampai berujung ricuh.

"Ini jalan kami, dibuat dari uang rakyat, jangan ada pergesekan. Tujuan kita bukan bergesek-gesekan dengan kepolisian. Dengan hormat berikan kami jalan," ujar seorang orator saat berorasi di simpang empat Bandara Haluoleo Kendari, Selasa, seperti dilansir Antara.

Selain berdemonstrasi, beberapa orang tampak memberhentikan mobil yang keluar dari kawasan Bandara Haluoleo.

Mereka meminta pengemudi mobil untuk membuka kaca penumpang ketika melintas.

Sebagai informasi, pada hari ini dikabarkan ada sebanyak 105 TKA asal China yang akan tiba di Kendari.

Baca juga: TKA China Gelombang Kedua Tiba Akhir Juni di Kendari

Mereka merupakan rombongan kedua dari 500 TKA yang akan bekerja di Kawasan Industri Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Sebelumnya pada 23 Juni 2020, ada 152 TKA yang sudah tiba di Kendari. Mereka didampingi empat tenaga medis.

Kedatangan TKA kala itu, juga disambut dengan demonstrasi yang berakhir ricuh pada dini hari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Regional
Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X