Bantu Ringankan Dampak Covid-19, Warga Tionghoa Aceh Sediakan Nasi Murah

Kompas.com - 30/06/2020, 21:18 WIB
Yayasan Hakka Aceh membuka warung nasi murah dengan harga Rp 3000 per bungkus khusus untuk warga kurang mampu yang ada di kawasan Peunanyong Kota Banda Aceh, Selasa (30/06/2020). KOMPAS.com/Raja UmarYayasan Hakka Aceh membuka warung nasi murah dengan harga Rp 3000 per bungkus khusus untuk warga kurang mampu yang ada di kawasan Peunanyong Kota Banda Aceh, Selasa (30/06/2020).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Untuk saling berbagi dan meringankan warga kurang mampu dan yang terdampak akibat pandemi Covid-19 di kota Banda Aceh, warga Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Hakka Aceh membuka warung nasi murah. 

Nasi murah ini dijual hanya seharga Rp 3. 000 per porsi. Warung nasi murah ini mulai dibuka sejak Senin (29/06/2020) hingga satu bulan mendatang.

“Pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir telah mengakibatkan ekonomi masyarakat terpuruk dan memprihatinkan, sehingga kami dari Yayasan Hakka Aceh menginisiasi warung nasi murah untuk meringankan warga kurang mampu,” kata Kho Khie Siong, Ketua Yayasan Hakka Aceh kepada Kompas.com, Selasa (30/06/2020).

Baca juga: Warga Tionghoa di Aceh Bagikan Ribuan Masker hingga Nasi Kotak Setiap Hari

Kho Khie Siong menyebutkan nasi murah yang dijual seharga Rp 3. 000 satu porsi itu dibeli dari warung muslim dengan harga Rp 7.000 per porsi.

“Nasi itu kami beli dengan harga Rp 7. 000 dari warung yang ada di seputaran Peunanyong. Kami saling kerjasama dengan warung itu. Biasanya pemilik warung menjual dengan harga Rp 12.000 per porsi,” katanya.

Menurut Kho Khie Siong, warung nasi murah yang dibuka di depan kantor Yayasan Hakka Aceh di Kawasan Peunanyong itu buka mulai pukul 11.00 WIB setiap Senin sampai Kamis.  

“Hakka Aceh menyediakan hingga 300 porsi nasi kepada warga kurang mampu, kalau nanti ke depan permintaan meningkat akan kami tambah lagi jumlah porsi setiap hari,” sebutnya.

Proses penjualan nasi murah yang berlangsung selama satu bulan mendatang di depan kantor Yayasan Hakka Aceh tetap diberlakukan protokol kesehatan untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19. 

Baca juga: Souw Beng Kong, Kapiten Etnis Tionghoa Berpengaruh yang Dipercaya Belanda...

Jadi meski harus antre, para pembeli tetap harus menjaga jarak, menggunakan masker, serta mencuci tangan saat mengambil nasi.

“Kita terapkan protol kesehatan, setiap pembeli juga harus membawa tempat sendiri saat mebeli nasi,” katanya.

Sementara itu Susi, salah satu warga yang membeli nasi di warung murah itu, mengaku sangat terbantu. 

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ada yang menyediakan nasi seharga Rp 3.000 per porsi.

"Saya senang dapat beli nasi Rp 3.000, menunya juga lumanyan enak walau harga murah, ini sangat membantu kami,” ucapnya. 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Regional
Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Regional
Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Regional
Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Regional
Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Regional
Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Regional
Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Regional
Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Regional
15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

Regional
Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Regional
Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Regional
Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X