Soal Insentif Tenaga Medis, Dinkes Kaltim: Sudah Dikirim ke Pusat tapi Belum Cair

Kompas.com - 30/06/2020, 17:39 WIB
Ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kaltim, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONRuang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kaltim, Senin (27/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Insentif tenaga kesehatan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kalimantan Timur, belum cair.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Andi M Ishak mengatakan, dua rumah sakit rujukan pasien Covid-19 sudah mengajukan usulan dana insentif dan sudah dilakukan verifikasi.

Kedua rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie di Samarinda dan RSUD Kanujoso Djatiwibowo di Balikpapan.

“Mereka sudah ajukan dan sudah kita verifikasi dan sudah dikirim ke pusat, tapi belum ada pencairan,” ungkap Andi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

Baca juga: Soal Insentif Tenaga Medis, Dinkes DIY Tunggu Verifikasi Kemenkes

Andi belum memberitahu total dana insentif yang diajukan dan jumlah tenaga medis yang mendapat insentif di dua RSUD tersebut karena harus mempelajari data terdahulu.

Selain tenaga medis di dua RSUD, Dinas Kesehatan Kaltim juga memverifikasi para petugas surveilans di masing-masing dinas kesehatan kabupaten dan kota dan sudah dikirim ke pusat.

“Angka persisnya saya lupa. Tapi yang jelas masing-masing rumah sakit itu cukup banyak (total dana yang diusulkan). Tenaga dinas kesehatan tidak banyak,” terangnya.

Adapun insentif yang diajukan yakni Maret dan April 2020. Sementara untuk Mei rencananya akan diajukan Juni ini.

Baca juga: Insentif Tenaga Medis di RS Rujukan Covid-19 di Makassar Belum Cair

Pemberian insentif untuk tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor Hk.01/07/Menkes/278/2020.

Besaran dana insentif untuk dokter spesialis senilai Rp 15 juta per orang, dokter umum atau dokter gigi Rp 10 juta per orang, perawat dan bidan Rp 7,5 juta per orang serta tenaga medis dan lainnya Rp 5 juta per orang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Regional
Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Regional
Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Regional
Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Regional
Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Regional
Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X