Di Depan Jokowi, Ganjar Ungkap Klaster Penularan Paling Menonjol di Jateng

Kompas.com - 30/06/2020, 14:48 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 di Jawa Tengah kepada Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (30/6/2020).

Dalam paparannya, Ganjar mengatakan, kasus baru meninggal karena positif Covid-19 dan PDP di Jateng mengalami peningkatan signifikan pada minggu ke-26 yakni sebanyak 922 kasus.

Lonjakan kasus tersebut terjadi salah satunya karena dipicu oleh upaya Pemerintah Kota Semarang yang melakukan pemeriksaan PCR secara masif dan melebihi target.

"Dan klaster penularan yang paling menonjol antara lain dari ASN Pemprov. Ini dimulai dari bertemu keluarganya yang mana keluarganya ini positif Covid-19 dan terjadi penularan lalu membawa ke teman-teman sekitarnya dan sekarang langsung kita isolasi semuanya," jelas Ganjar di kantor Gradika Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang yang disiarkan melakui video resmi, Selasa (30/6/2020).

Baca juga: Ganjar soal Semarang Masih Zona Merah Covid-19: Masyarakat Tolong Bantu Wali Kota

Selain itu, lanjut dia, penularan dari pegawai PLTU dan pasar tradisional di Kota Semarang. Selanjutnya, Panti Lansia dan Polres yang ada di Rembang.

“Kami sudah koordinasi dengan Polda untuk kita lakukan satu isolasi di sana (Rembang). Lalu ada nakes dan Pegawai PLTU yang ada di Jepara. Selanjutnya, juga terus ajak bicara dan tes kepada mereka yang berasal dari klaster Gowa dan Temboro," katanya.

Ganjar mengatakan, berdasarkan analisis dari riwayat penyakit, banyaknya kasus kematian Covid-19 disebabkan karena pasien memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, ginjal kronis, gagal jantung, jantung koroner, asma, stroke, dan lainnya.

"Ini kondisi yang prosesnya sangat cepat. Dan kita memang membutuhkan perhatian maka kita melakukan identifikasi sejak awal," ungkapnya.

Baca juga: Jokowi Minta Pencairan Insentif Tenaga Medis Tak Bertele-tele, Ganjar: Mudah-mudah Segera Cair

Sebelumnya, dalam siaran tersebut Ganjar juga memperlihatkan peta epidemiologi Covid-19 di Jateng.

Tampak dari peta, beberapa daerah yang sebelumnya merah, kini beranjak ke oranye dan kuning.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Regional
Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X