Kronologi Mobil Alphard Via Vallen Dibakar, Pelaku Gunakan Kardus dan Bensin

Kompas.com - 30/06/2020, 13:38 WIB
Mobil Toyota Alphard milik Via Vallen yang Terbakar KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil Toyota Alphard milik Via Vallen yang Terbakar

SIDOARJO, KOMPAS.com - Mobil Toyota Alphard milik pedangdut Via Vallen yang diparkir di rumahnya di Desa Kalitengah Selatan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, terbakar, Selasa (30/6/2020).

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menuturkan, kejadian terbakarnya mobil Via Vallen terjadi pada pukul 03.30 WIB.

Berdasarkan rekaman CCTV, Sumardji menyebut, terdapat seorang pria yang berjalan memasuki gang samping rumah Via Vallen.

Sebelum mobil itu dibakar, lanjut Sumardji, pria berinisial V yang saat ini sudah ditangkap itu membawa botol air mineral yang sudah terisi bahan bakar.

Baca juga: Terduga Pembakar Mobil Alphard Via Vallen Berbicara Melantur

"Jadi, modusnya, terduga pelaku ini yang membawa botol air mineral berisi bensin. Kemudian, ada kardus diletakkan di bawah Mobil Alphard milik Via Vallen," ujar Sumardji.

Kardus berisi berlembar-lembar kertas itu diletakkan tepat di bawah mobil sebelah kanan.

Setelah itu, bensin yang terdapat di botol air mineral dituangkan ke dalam kardus.

Pria tersebut kemudian menyalakan korek api dan membakar kardus berisi kertas.

Api pun menjalar dan mengenai mobil Via Vallen yang terparkir di samping rumah.

"Jadi, yang dibakar itu kertas lalu dimasukkan ke dalam kardus dan diletakkan di bawah mobil Via Vallen," kata dia.

Secara otomatis, mobil Via Vallen ikut terbakar.

"Karena dibakar di bawah mobil Via Vallen, otomatis api menjalar ke atas dan membakar mobil Via Vallen. Jadi kardus itu posisi ada di bawah mobil," tutur Sumardji.

Meski demikian, ia tidak mau terburu-terburu menetapkan terduga pembakar Via Vallen berinisial V itu sebagai tersangka.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap V.

"Ya, masih saksi lah," kata Sumardji.

Pelaku berbicara melantur

Sumardji menuturkan, saat diperiksa, terduga pelaku ini terlihat berpura-pura gila.

Terduga pelaku juga disebut menjawab pertanyaan sekenanya ketika ditanya perihal terbakarnya mobil Via Vallen.

"Dia kami periksa pura-pura gila. Saya tanya ngomongnya enggak karu-karuan (tidak jelas). Saya tanya beli bensin di mana, dia jawabnya ngelantur dan enggak nyambung," kata Sumardji melanjutkan.

Sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak tiga orang saksi.

Baca juga: Terduga Pembakar Mobil Via Vallen Ditangkap

Saksi-saksi tersebut merupakan tetangga Via Vallen yang berada di sekitar lokasi terbakarnya mobil.

"Ada tiga saksi dari tetangga kanan kiri. Kalau Via Vallen, belum, belum (diperiksa)," kata Sumardji.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tas yang di dalamnya berisi paspor, buku tabungan, dan alat-alat perdukunan.

Selain itu, polisi juga mengamankan sebuah korek api dan botol air mineral kosong yang sebelumnya terisi bensin.

"Kami juga amankan rekaman CCTV di rumah Via Vallen untuk kepentingan penyelidikan," ujar Sumardji.

Sebelumnya diberitakan, pedangdut Via Vallen sekeluarga sempat panik karena mobil Alphard putih miliknya terbakar.

Melalui Insta story di akun Instagram @viavallen, Via mengunggah video yang menampilkan mobilnya dilalap si jago merah.

"Tolong pemadam kebakaran di daerah Sidoarjo, tolong cepat ke daerah Tanggulangin. Tadi udah ditelepon tapi belum ke sini, itu ada kebakaran di samping rumah," kata Via Vallen dengan nada suara panik.

Baca juga: Polisi Sita Barang Ini dari Terduga Pelaku Pembakar Mobil Alphard Via Vallen

"Aku takut apinya ke rumah terus nyebar, sebelah rumahku ada tetangga juga. Ini katanya tadi ada yang bakar," ujar Via melanjutkan.

Via sempat memberikan pesan kepada pelaku yang membakar mobilnya, tetapi belum selesai Via berbicara, terdengar ledakan dari mobil miliknya.

Melalui akun Instagramnya, Via juga menyampaikan telah mengetahui bahwa terduga pelaku yang membakar mobilnya sudah diamankan.

"Selamat ya Allah. Alhamdulillah enggak sampai masuk rumah cuma kena mobilku saja. Dan tersangkanya sudah di kantor polisi," ujar Via Vallen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
Sesaat Sebelum Tewas, Wanita Ini Diminta oleh Pembunuhnya Sebutkan PIN ATM

Sesaat Sebelum Tewas, Wanita Ini Diminta oleh Pembunuhnya Sebutkan PIN ATM

Regional
Murung di Rumah, Seorang Remaja Putri Ternyata Jadi Korban Pemerkosaan 2 Pemuda

Murung di Rumah, Seorang Remaja Putri Ternyata Jadi Korban Pemerkosaan 2 Pemuda

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2020

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Warga dan Tokoh Masyarakat Ikut Prihatin dan Terkejut...

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Warga dan Tokoh Masyarakat Ikut Prihatin dan Terkejut...

Regional
Gubernur Sulsel Akan “Sikat” Orang Halangi Proyek Pedestrian di Makassar

Gubernur Sulsel Akan “Sikat” Orang Halangi Proyek Pedestrian di Makassar

Regional
Antisipasi Lonjakan Pendatang Saat Libur Panjang, Dishub Jateng Buat 3 Pos Pantau

Antisipasi Lonjakan Pendatang Saat Libur Panjang, Dishub Jateng Buat 3 Pos Pantau

Regional
Upaya Lestarikan Aksara Jawa, Disbud DI Yogyakarta Gandeng PANDI

Upaya Lestarikan Aksara Jawa, Disbud DI Yogyakarta Gandeng PANDI

Regional
Di Tengah Pandemi, Jambi Ekspor 2,1 Ton Kopi Arabika Kerinci ke Jepang

Di Tengah Pandemi, Jambi Ekspor 2,1 Ton Kopi Arabika Kerinci ke Jepang

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Status Masih Waspada

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Status Masih Waspada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X