Kompas.com - 30/06/2020, 12:14 WIB
Wakil Wali Kota Tegal M. Jumadi KOMPAS.com/Tresno SetiadiWakil Wali Kota Tegal M. Jumadi

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, menunda pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, pembubaran gugus tugas Covid-19 yang sudah bekerja sejak Maret lalu, ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Tidak dibatalkan (pembubaran), hanya diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Jumadi ditemui di Komplek Balai Kota Tegal, Selasa (30/6/2020)

Baca juga: Kata Wali Kota Tegal soal Rencana Pembubaran Gugus Tugas Covid-19

Jumadi, mengatakan, penundaan pembubaran gugus tugas dikarenakan belum siapnya pembentukan tim relawan yang rencananya beranggotakan unsur pengusaha dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Kita masih harus melihat dulu kesiapan calon relawan ini. Untuk itu hari ini kita undang di antaranya pengusaha, LSM, dan lainnya," kata Jumadi.

Keterlibatan penguasaha sendiri untuk mendisiplinkan karyawan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja.

"Karena yang paling penting sebenarnya penanganan Covid-19 ini butuh partisipasi semua pihak, termasuk pengusaha. Jadi kita bersama-sama untuk menyamakan misi dan visi," ujar Jumadi.

Baca juga: Terapkan New Normal, Pemkot Tegal Bubarkan Gugus Tugas Covid-19

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, gugus tugas akan dibubarkan 30 Juni mendatang dan akan diganti dengan tim relawan Covid-19.

"Tugas tim gugus tugas sudah selesai, kalau waktunya memungkinkan 30 Juni ini akan dibubarkan," kata Dedy saat meninjau infrastruktur di wilayah Kecamatan Margadana, Jumat (26/6/2020).

Selain karena Zona Hijau dan memasuki new normal, alasan lain pembubaran gugus tugas agar birokrasi bisa kembali berjalan normal.

Menurut dia, anggota gugus tugas selama ini cukup bekerja keras dalam penanganan Covid-19 hingga Kota Tegal masuk Zona Hijau.

"Pembubaran gugus tugas, agar konsentrasi birokrasi bisa kembali berjalan normal. Seperti pejabat Pemkot Tegal termasuk Forkompimda bisa kembali aktif bekerja. Karena jangan sampai birokrasi terganggu," kata Dedy.

Dedy menuturkan, tim relawan Covid-19 yang diketuai Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi akan beranggotakan relawan dari berbagai unsur.

"Tugasnya hampir sama meneruskan gugus tugas. Hanya tidak menggunakan APBD," kata Dedy



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X