Tak Hanya Bacok Istri karena Telat Bawakan Makan, Buruh Bangunan Juga Aniaya 4 Warga

Kompas.com - 30/06/2020, 11:37 WIB
Sejumlah korban pembacokan yang dilakukan oleh MT (42) tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Senin, (29/6/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Sejumlah korban pembacokan yang dilakukan oleh MT (42) tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Senin, (29/6/2020).

GOWA, KOMPAS.com - Peristiwa berdarah yang menggegerkan warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan hingga kini masih terus diusut aparat kepolisian.

Selain membacok isterinya hanya lantaran telat dibawakan bekal makanan, MT (42) juga membacok empat warga yang hendak melerai.

Akhirnya, MT ditemukan tewas di jalan raya setelah terlibat perkelahian bersenjata dengan sejumlah warga. 

Baca juga: Bacok Istri karena Terlambat Bawakan Makanan, Seorang Buruh Bangunan Tewas Dikeroyok

Peristiwa berdarah di BTN Griya Mawang Asri, Kecamatan Sombaopu, Senin (29/6/2020) masih menyisakan duka mendalam bagi warga setempat.

Pasalnya, selain membacok isterinya, MT juga membacok empat warga yang saat itu hendak melakukan pertolongan.

"Jadi kronologisnya adalah dimana MT terlebih dahulu menganiaya isterinya kemudian beberapa warga yang hendak melakukan pertolongan turut dianiaya oleh MT," kata Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir yang dikonfirmasi langsung, Selasa (30/6/2020).

Baca juga: Gara-gara Berburu Tupai, Remaja Ini Bacok Temannya hingga Tewas

MT kemudian ditemukan tewas setelah terlibat perkelahian bersenjata dengan warga.

Jasad MT kemudian dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Polri Makassar untuk diautopsi dan Selasa pukul 11.00 Wita dimakamkan di kampung halamannya di Desa Bontojai, Kecamatan Pakkatto, Kabupaten Gowa.

Para korban masing-masing isteri MT, Mira (40), Yusnan Hasan (55), Imam (18) dan Robi (65) serta Abdullah (66) kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf Gowa.

Polisi sendiri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan MT meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X