RSUD di Palu Mampu Deteksi Hasil Swab dalam Waktu 50 Menit

Kompas.com - 30/06/2020, 05:09 WIB
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Palu Provinsi Sulawesi Tengah mulai mengoperasikan laboratorium pemeriksaan tes usap Covid-19 hanya dalam waktu 50 menit. Antaranews.comRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Palu Provinsi Sulawesi Tengah mulai mengoperasikan laboratorium pemeriksaan tes usap Covid-19 hanya dalam waktu 50 menit.
Editor Khairina

KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Palu Provinsi Sulawesi Tengah mulai mengoperasikan laboratorium pemeriksaan tes usap Covid-19 hanya dalam waktu 50 menit.

Direktur Utama RSUD Anutapura drg Herry Mulyadi mengatakan, rumah sakit milik Pemerintah Kota Palu itu menjadi rumah sakit pertama di Sulawesi Tengah yang memiliki laboratorium yang dilengkapi alat yang mampu mendeteksi hasil swab tenggorokan hanya dalam waktu 50 menit.

"Hasil tes usap pasien diperiksa pakai catridge dengan menggunakan metode tes cepat mokuler (TCM) yang alat tesnya telah diupgrade untuk tes Covid-19," kata Herry, Senin (29/6/2020), seperti ditulis Antara.

Baca juga: Wanita Berusia 55 Tahun Meninggal di Rumah Sakit, Hasil Swab Positif

Ia menjelaskan alat tersebut sudah lama dimiliki oleh RSUD Anutapura, hanya selama ini alat itu dipakai bukan untuk mendeteksi Covid-19.

Saat ini RSUD Anutapura memiliki 60 buah catridge yang diberikan Kementerian Kesehatan RI. Tiap catridge untuk mengetes satu sampel swab.

"Kami telah mengajukan permintaan penambahan catridge. Laboratoriumnya sudah selesai direnovasi sejak akhir April lalu namun baru hari ini bisa beroperasi karena kami baru bisa memenuhi standar laboratorium pemeriksaan Covid-19," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jamin Pengambilan Jenazah Pasien Covid-19 Tanpa Protokol Kesehatan, Anggota DPRD: Hasil Swab Tes Lama

Herry menyebut RSUD Anutapura akan memprioritaskan sampel swab warga Sulteng, utamanya di Kota Palu baik yang berstatus orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan menjalani isolasi.

"Laboratorium ini juga untuk meringankan beban tim laboratorium pemeriksaan sampel swab Dinas Kesehatan Sulteng karena selama ini semua sampel swab warga di Sulteng diperiksa di sana," ucapnya.

Herry menambahkan keberadaan laboratorium tersebut tidak lepas dari bantuan dan dukungan penuh Wali Kota Palu Hidayat untuk menekan, mencegah dan menangani penularan dan penyebaran Covid-19 di Palu dan Sulteng.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X