Ganjar soal Semarang Masih Zona Merah Covid-19: Masyarakat Tolong Bantu Wali Kota

Kompas.com - 29/06/2020, 23:28 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Gedung A lantai 2 kantor Gubernur Jateng, Senin (29/6/2020).
DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Gedung A lantai 2 kantor Gubernur Jateng, Senin (29/6/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyoroti Kota Semarang yang masih jadi zona merah Covid-19.

Hingga Senin (29/6/2020) 23.08 WIB, berdasarkan data dari corona.jatengprov.go.id, ada 715 orang di Semarang yang masih menjalani perawatan dan isolasi karena terjangkit virus corona.

Karena itu, Ganjar menyarankan kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi agar tidak melonggarkan pembatasan aktivitas warganya.

Baca juga: Angka Kehamilan di Kabupaten Semarang Meningkat, Ini Pemicunya

Selain itu, warga di Ibu Kota Jawa Tengah itu diminta ikut membantu pemerintah untuk menekan laju penularan wabah ini.

"Masyarakat tolong bantu Wali Kota agar ini bisa terkendali dengan baik dan tentu Wali Kota Semarang tidak bisa sendirian," kata Ganjar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin.

Ganjar juga terus memantau laju penularan Covid-19 di Kabupaten Demak.

Saat ini, di Demak ada 220 orang yang ada dalam perawatan rumah sakit dan isolasi mandiri karena terinfeksi virus corona.

Baca juga: Hasil Rapid Test Reaktif, Buronan Pemalsuan Surat di Semarang Dikarantina

Kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Demak dikhawatirkan bakal memengaruhi daerah sekitarnya seperti Salatiga, Kendal, Kabupaten Semarang dan Grobogan.

"Di samping dua daerah itu (Semarang dan Demak). Total ada 11 daerah yang kami anggap masih butuh perhatian khusus meskipun secara petanya sudah kategori sedang," kata Ganjar.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lambung Bocor, Kapal Muatan Pupuk Asal Semarang Karam di Sungai Musi

Lambung Bocor, Kapal Muatan Pupuk Asal Semarang Karam di Sungai Musi

Regional
Padang Panjang Baru Buka Sekolah Tatap Muka, 6 Guru Malah Positif Covid-19

Padang Panjang Baru Buka Sekolah Tatap Muka, 6 Guru Malah Positif Covid-19

Regional
Cerita Novi, Juara Kelas yang Tak Punya Gawai untuk Belajar Daring

Cerita Novi, Juara Kelas yang Tak Punya Gawai untuk Belajar Daring

Regional
38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

Regional
Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Regional
Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X