Di Tengah Pandemi, Para Siswa Diwisuda "Drive Thru"

Kompas.com - 29/06/2020, 09:14 WIB
Salah satu anak didik MI Plus Walisongo Trenggalek, tengah dilakukan cek suhu badan oleh petugas, ketika dilaksanakan wisuda kelulusan tahun ini (28/06/2020). SLAMET WIDODOSalah satu anak didik MI Plus Walisongo Trenggalek, tengah dilakukan cek suhu badan oleh petugas, ketika dilaksanakan wisuda kelulusan tahun ini (28/06/2020).

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Sebanyak 98 pelajar MI Plus Walisongo Katwanto di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, Minggu (28/6/2020), diwisuda  dengan cara drive thru di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, pandemi juga membuat para siswa belajar dari rumah, begitu juga saat mengerjakan ujian.

“Prosesi wisuda tetap kita laksanakan, tetapi berbeda dengan tahun sebelumnya,” ujat Kepala sekolah MI Plus Walisongo Katwanto, seusai prosesi wisuda di halaman sekolah, Minggu (28/6/2020).

Baca juga: Viral, Video Polisi Tolak Laporan Anak yang Ingin Penjarakan Ibunya karena Masalah Motor

Sebelum masuk, seluruh siswa yang sudah mengenakan toga berada di atas kendaraan menunggu antrean. 

Secara bergantian mereka masuk dari pintu utama sisi timur.

Sedangkan orangtua yang mengantar langsung maju menuju pintu keluar sisi barat sekolah.

“Kami panggil satu-satu, mereka tetap di atas motor bersama orangtua, dan turun ketika dipanggil,” ujar Katwanto.

Baca juga: Penumpang Garuda dari Bandara Soetta-Sorong Positif Covid-19, Bagaimana Bisa Lolos?

Di depan pintu masuk, satu petugas disiapkan untuk memeriksa suhu tubuh para anak didik dengan menggunakan alat pengukur suhu.

Jika suhu normal, mereka dibolehkan melanjutkan prosesi wisuda.

Selama prosesi siswa tetap menjalankan protokol kesehatan dengan tidak bersalaman, jaga jarak aman, dan mengenakan masker.

Setelah prosesi wisuda usai, para anak didik menuju pintu keluar dan di jemput oleh orangtua ataupu pengantar masing-masing.  



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Regional
Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Regional
Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Regional
Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Regional
Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Regional
Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Regional
Kronologi WNA Amerika Hilang Saat Menyelam Bersama Suami di Teluk Ambon

Kronologi WNA Amerika Hilang Saat Menyelam Bersama Suami di Teluk Ambon

Regional
Pemerintah Diminta Buat Aturan Larangan Keluarga Miskin Gelar Pesta Nikah

Pemerintah Diminta Buat Aturan Larangan Keluarga Miskin Gelar Pesta Nikah

Regional
Masih Kenakan Earphone, Saiman Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Tersetrum

Masih Kenakan Earphone, Saiman Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Tersetrum

Regional
Perjuangan Nurmiyanti Jadi Tukang Pijat demi Sekolah Anak, Pulang Dini Hari hingga Pernah Tak Dibayar

Perjuangan Nurmiyanti Jadi Tukang Pijat demi Sekolah Anak, Pulang Dini Hari hingga Pernah Tak Dibayar

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Orangtua Tahu Perilakunya sejak Kuliah

Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Orangtua Tahu Perilakunya sejak Kuliah

Regional
Jual Mi Ayam Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Warung Pedagang Ini Ramai Pembeli

Jual Mi Ayam Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Warung Pedagang Ini Ramai Pembeli

Regional
Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Regional
Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X