Motif Pelaku Penyerang Mapolres OKI Diduga Dendam dengan Polisi

Kompas.com - 28/06/2020, 21:08 WIB
Aipda M Nur anggota Polres OKI yang mengalami luka tusuk usai diserang seorang pengemudi mobil yang menabrak pagar Mapolres, pada Minggu (28/6/2020) dini hari. HANDOUTAipda M Nur anggota Polres OKI yang mengalami luka tusuk usai diserang seorang pengemudi mobil yang menabrak pagar Mapolres, pada Minggu (28/6/2020) dini hari.

KAYUAGUNG, KOMPAS. com - Kepolisian masih menyelidiki kasus penyerangan Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (28//6/2020).

Akibat penyerangan tersebut seorang anggota polisi yakni Aipda M Nur terluka.

"Motifnya diduga ada unsur dendam pelaku terhadap polisi karena pelaku pernah diproses terkait kasus penganiayaan oleh pelaku yang membuat pelaku harus menjalani hukuman penjara," kata Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy saat live di Kompas TV.

Baca juga: Pelaku Penyerangan Polres OKI Teriak: Mana Polisi, Mana Polisi

Alamsyah menjelaskan, pelaku merupakan residivis kasus penganiayaan yang baru bebas pada bulan Mei lalu.

"Pelaku adalah warga OKI tepatnya Desa Mangun Jaya, Kecamatan Sirah, Pulau Padang bernama Indra Oktomi berusia 35 tahun. Pelaku adalah residivis kasus 351 KUHP dan sudah menjalani hukuman 8 Juni lalu (bebas) setelah mendapat cuti bersyarat 5 (Mei) lalu," ujar Alamsyah.

Baca juga: Detik-detik Polres OKI Diserang, Pelaku Tewas dalam Perjalanan ke Rumah Sakit

Diberitakan sebelumnya, Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan diserang Minggu (28/6/2020) pukul 02.30 WIB.

Kejadian berawal saat pelaku menambrak pagar Mapolres OKI higga roboh menggunakan kendaraan jenis Hinda Mobilio warna putih dengan nomor polisi BG 1088 KD.

Setelah berhasil masuk, pelaku lalu turun dari kendaraannya kemudian melukai seorang polisi Aipda M Nur menggunakan senjata tajam sejenis ganco, yang biasa dipakai untuk memeriksa beras.

Polisi kemudian melumpuhkan pelaku dan menembaknya di bagian kaki.

Pelaku dan Aipda M Nur kemudian dilarikan ke RSUD Kayu Agung, Kabupaten OKI, untuk mendapatkan pengobatan.

Pelaku sendiri tewas saat perjalanan menuju rumah sakit.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Regional
Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Regional
Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Regional
ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

Regional
Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Regional
Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Regional
Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Regional
Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Regional
 Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Regional
Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Regional
Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Regional
Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2020

Regional
2 Puskesmas di Kota Yogyakarta Ditutup Sementara

2 Puskesmas di Kota Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
Istri dan 2 Anak Wali Kota Jambi Juga Positif Covid-19, Dirawat di Jakarta

Istri dan 2 Anak Wali Kota Jambi Juga Positif Covid-19, Dirawat di Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X