Viral, Penjual Pentol Keliling yang Bawa Buku Bacaan untuk Pelanggan

Kompas.com - 28/06/2020, 08:34 WIB
Suasana saat rombong dagang pentol milik Muhammad Lutfan Efendi (29), berhenti di salah satu titik penjualan di Desa Ngudirejo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2020). Penjual pentol keliling itu sengaja membawa buku-buku untuk para pelanggannya. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSuasana saat rombong dagang pentol milik Muhammad Lutfan Efendi (29), berhenti di salah satu titik penjualan di Desa Ngudirejo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2020). Penjual pentol keliling itu sengaja membawa buku-buku untuk para pelanggannya.

JOMBANG, KOMPAS.com - Berjualan pentol keliling sembari membawa buku untuk dibaca para pelanggan, dilakukan seorang penjual pentol keliling asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Aksi penjual pentol ini viral di media sosial Facebook dan sebagian foto-fotonya tersebar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, beberapa hari terakhir.

Dari beberapa foto yang beredar, nampak sebuah rombong dagang bertuliskan "Pentol Nusantara" yang diletakkan di jok belakang sebuah sepeda motor.

Pada rombong dagang itu nampak aneka pentol beserta bumbu pelengkap yang dijual oleh pemiliknya, diletakkan di sisi kiri dan tengah.

Baca juga: Kisah Bayi Kembar Siam di Lombok Timur, Punya 1 Hati, Butuh Biaya Operasi Rp 1 Miliar Lebih

Lalu pada sisi kanan rombong dagang, terlihat puluhan buku yang ditata rapi dalam sebuah kardus terbuka.

Pada foto lain yang beredar, nampak beberapa anak sedang memilih buku pada rombong dagang pentol yang sedang parkir.

Dari penelusuran Kompas.com, penyedia buku saat berjualan pentol keliling adalah Muhammad Lutfan Efendi (29), warga Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Saat ditemui di kediamannya, bapak 1 anak itu mengaku sengaja membawa buku saat berjualan pentol untuk dibaca para pelanggannya.

Lutfan, demikian sapaan akrabnya menuturkan, di antara alasan dan tujuan membawa buku saat berjualan pentol, yakni membangkitkan minat masyarakat khususnya anak usia sekolah untuk membaca buku.

Menurut dia, sejak berlangsungnya Pandemi Covid-19 yang diikuti dengan keluarnya kebijakan belajar di rumah, kebiasaan anak-anak usia sekolah untuk membaca buku semakin tergerus.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Regional
'Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien'

"Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien"

Regional
Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Regional
Sudah Sebulan Lebih, 3 Anak yang Hilang Misterius Belum Ditemukan, Ini Dugaannya

Sudah Sebulan Lebih, 3 Anak yang Hilang Misterius Belum Ditemukan, Ini Dugaannya

Regional
Bawa Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Pengendara Motor, Korban Anggota Polisi

Bawa Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Pengendara Motor, Korban Anggota Polisi

Regional
Gunung Ile Lewotowok Meletus, Ada Gempa Vulkanik Dalam

Gunung Ile Lewotowok Meletus, Ada Gempa Vulkanik Dalam

Regional
Menristek Sebut Butuh 360 Juta Dosis Vaksin untuk Capai 'Herd Immunity' Covid-19

Menristek Sebut Butuh 360 Juta Dosis Vaksin untuk Capai "Herd Immunity" Covid-19

Regional
Antisipasi Abu Merapi, Stupa Candi Mendut Juga Ditutup Terpal

Antisipasi Abu Merapi, Stupa Candi Mendut Juga Ditutup Terpal

Regional
Polisi Tahan 9 Pemerkosa Siswi SMP, 2 di Antaranya Tokoh Masyarakat

Polisi Tahan 9 Pemerkosa Siswi SMP, 2 di Antaranya Tokoh Masyarakat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X