Wakaf Salman ITB Beri Bantuan Alat Penanganan Corona ke Masjid, Gereja hingga Kelenteng

Kompas.com - 27/06/2020, 17:39 WIB
Jemaah melaksakanan shalat di Masjid Salman ITB, Bandung, Jawa Barat (17/3/2020). Pengurus Masjid Salman ITB menerapkan pemberian jarak 15 cm hingga 30 cm antarjamaah dalam saf (barisan) pada setiap salat lima waktu guna meminimalisir dan mencegah penyebaran Virus Corona atau COVID-19. ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBIJemaah melaksakanan shalat di Masjid Salman ITB, Bandung, Jawa Barat (17/3/2020). Pengurus Masjid Salman ITB menerapkan pemberian jarak 15 cm hingga 30 cm antarjamaah dalam saf (barisan) pada setiap salat lima waktu guna meminimalisir dan mencegah penyebaran Virus Corona atau COVID-19.

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakaf Salman ITB menginisiasi program untuk memenuhi kebutuhan peralatan penanganan Covid-19 di rumah ibadah di fase adaptasi kebiasan baru (AKB) ini, dengan menargetkan pemenuhan alat tersebut di 1.000 rumah ibadah se-Jawa Barat.

Direktur Wakaf Salman ITB, M Khirzan N Noe’man mengatakan, pemenuhan kebutuhan peralatan penanganan Covid-19 ini melalui program "4 in 1 Donasi AKB".

"Kami menargetkan, bisa memberikan donasi untuk 1.000 rumah ibadah," kata Khirzan melalui keterangannya, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Unpad Bersama ITB dan Rumah Amal Salman Berhasil Buat Ventilator Portabel

Seperti diketahui sudah tiga bulan rumah ibadah tidak beroperasi, namun kini kembali dibuka setelah diterbitkannya Surat Edaran Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman di Masa Pandemi.

Bekerja sama dengan Jabar Quick Respon (JQR), Wakaf Salman akan menyalurkan donasi tersebut ke rumah ibadah yang membutuhkan.

Ada pun donasi yang ditargetkan sebesar Rp 2,8 miliar ini akan salurkan kepada rumah ibadah masjid, gereja, kelenteng, pura, dan wihara.

"Kami akan memberikan bantuan kepada sekitar 30 persen atau 300 rumah ibadah non-masjid, dan sisanya 60 persen kami berikan ke masjid," pungkas Khirzhan.

Ada pun donasi yang diberikan ini akan berupa thermo gun, alat disinfektan, cairan disinfektan, sabun cair, faceshield, hingga masker kain.

"Untuk tahap awal ini, rumah wakaf memberikan bantuan kepada sepuluh rumah ibadah," katanya.

Ada pun sepuluh rumah ibadah tersebut yakni, Masjid Salman ITB, Pura Wira Loka Natha, Wihara Satya Budhi, Gereja Pentakosta Antapani, Gereja GBI Paturiani, Masjid Istiqamah, Masjid Besar Cipaganti, Masjid Darul Hikam, Masjid Al-Mu'awanah Pharmindo, dan Masjid Lautze 2 Bandung.

Wakaf Salman berupaya untuk memberikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di tengah fase AKB ini. 

"Kami mengetuk pintu hati Sahabat Penderma agar menyisihkan sedikit saja rezekinya untuk kembali membantu sesama dalam menangani dan mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Barat, khususnya di area rumah ibadah," ucapnya.

Baca juga: Jabar Produksi Alat Rapid Test Buatan Unpad-ITB, Tingkat Akurasi 2 Kali Lipat

Salah satu perwakilan dari pengurus gereja, Regina Josephine mengatakan bahwa bantuan peralatan untuk ibadah tersebut sangat membantu ibadah jemaat di gereja.

"Kami ucapkan terima kasih, karena ini sangat membantu gereja menyipakan ibadah bagi semua jemaat," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X