KILAS DAERAH

Terdampak Covid-19, Kawasan Kepulauan Pesisir Perlu Intervensi Pemerintah Pusat

Kompas.com - 27/06/2020, 17:33 WIB
Silaturahmi Nasional#5 Aspeksindo bertajuk Menyapa Pulau dan Pesisir Menuju New Normal, Rabu (24/6/2020). Dok. Pemkab Penajam Paser UtaraSilaturahmi Nasional#5 Aspeksindo bertajuk Menyapa Pulau dan Pesisir Menuju New Normal, Rabu (24/6/2020).

KOMPAS.com - Roda perekonomian kawasan kepulauan dan pesisir di Indonesia terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Asosiasi Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) pun berharap pemerintah pusat melakukan intervensi agar perekonomian kembali berputar, termasuk juga pengentasan kemiskinan.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Aspeksindo sekaligus Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud dalam Silaturahmi Nasional#5 Aspeksindo bertajuk "Menyapa Pulau dan Pesisir Menuju New Normal".

Abdul Gafur mengatakan, kawasan kepulauan dan pesisir merasakan dampak Covid-19 sehingga perlu langkah strategis untuk kembali menggairahkan perekonomian di kawasan tersebut.

“Kami akan membuat langkah strategis untuk menjalani new normal agar sendi perekonomian di kawasan kepulauan dan pesisir dapat kembali bangkit sehingga kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” kata Abdul Gafur dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (27/6/2020).

Baca juga: Surplus Beras, Kebutuhan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara Aman

Dalam silaturahmi yang digelar secara virtual itu, Bupati PPU menjelaskan, Aspeksindo tetap berkomitmen dan tak abai dalam penanganan Covid-19. Aspeksindo akan memaksimalkan sarana prasarana yang ada meski terbatas.

Sementara itu, Dewan Pakar Aspeksindo Rokhmin Dahuri mengakui bahwa pembangunan di wilayah pesisir belum maksimal. Keterbatasan anggaran dinilai menjadi penyebab utama.

Indonesia memiliki 17.504 pulau dengan garis pantai terpanjang di dunia yang harus diperhatikan. Rokhmin pun berharap ada peran investor yang tertarik untuk meningkatkan pembangunan di kawasan kepulauan dan pesisir.

Peran swasta atau investor, kata Rokhmin, penting untuk memajukan wilayah pesisir karena alasan keterbatasan dana tersebut.

Baca juga: Bupati Penajam Paser Utara Apresiasi Bantuan Penanggulangan Covid-19 dari Pertamina

"Padahal, nelayan membutuhkan alat tangkap yang bagus, kapal ikan yang modern, pelabuhan yang punya standar sanitasi, hingga praktik pengelolaan potensi kelautan dan budidaya yang baik pula. Semua itu membutuhkan anggaran yang besar," ujarnya.

Dalam silaturahmi nasional ke-5, Aspeksindo menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Wakil Ketua MPR RI dan Sekjen HMPI Jazilul Fawaid, Juru Bicara Presiden RI Mochammad Fadjroel Rachman, Mentri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo, serta Founder Kurir Kebaikan Indonesia dan Relawan Gugus Tugas Covid-19, dr Tirta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Regional
Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Regional
Tamatan SMA Tipu Profesor PTN di Jambi dari Dalam Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Tamatan SMA Tipu Profesor PTN di Jambi dari Dalam Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Regional
Setelah 7 Hari, Pencarian WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Dihentikan

Setelah 7 Hari, Pencarian WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Dihentikan

Regional
Orangtuanya Positif Covid-19, Pasangan di Gunungkidul Harus Tunda Pernikahan

Orangtuanya Positif Covid-19, Pasangan di Gunungkidul Harus Tunda Pernikahan

Regional
2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

Regional
7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

Regional
Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Regional
Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Regional
Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Regional
Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Regional
Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Regional
Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Regional
Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X