KILAS DAERAH

Surplus Beras, Kebutuhan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara Aman

Kompas.com - 27/06/2020, 15:04 WIB
Perairan lahan sawah. DOK. Humas Kementerian PertanianPerairan lahan sawah.

KOMPAS.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Surito Widarie mengatakan, hingga saat ini ketersediaan beras di PPU masih berada di angka 11.549 ton. Angka ini dinilainya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2020.

Surito mengungkapkan, kebutuhan beras rata-rata warga PPU dalam sebulan mencapai 1.299 ton. Jika diakumulasi dalam satu tahun, kebutuhan beras di PPU sebanyak 17.000 ton.

Dengan ketersediaan tersebut, dia memperkirakan stok beras dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga delapan bulan ke depan.

“Warga tidak perlu khawatir atau panik untuk stok beras di PPU, apalagi kebutuhan cukup untuk delapan bulan ke depan. Artinya sebelum habis, kita sudah masuk periode panen berikutnya sehingga ada lagi pasokan tambahan dari dalam daerah dan akan menjadi tambahan stok untuk 2021 nanti,” kata Surito dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2020).

Baca juga: Bupati Penajam Paser Utara Apresiasi Bantuan Penanggulangan Covid-19 dari Pertamina

Ketersediaan beras sekitar 11.549 ton tersebut merupakan akumulasi pasokan dari dalam maupun luar daerah. Dari dalam daerah mencapai 1.312 ton, sedangkan luar daerah sebanyak 237 ton.

“Kalau yang dari luar daerah seperti dari Sulawesi dan Jawa,” ucapnya.

Ketersediaan stok beras di PPU, imbuh Surito, sebenarnya selalu dalam kondisi surplus tiap tahun.

Bahkan, Pemkab PPU juga mampu menyuplai beras ke luar PPU, seperti ke Kabupaten Paser, Balikpapan, Samarinda, hingga wilayah provinsi tetangga, yakni di Kalimantan Selatan.

Baca juga: Bukan Sebagian, Seluruh Wilayah Penajam Paser Utara Akan Jadi Ibu Kota Negara

“Luasan lahan produktivitas pertanaman di sekitar PPU ini sekitar 18.000 hingga 21.000 hektar produktivitas per tahunnya,” tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Regional
Angin Kencang di Sleman, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Beterbangan

Angin Kencang di Sleman, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Beterbangan

Regional
Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Regional
Nenek Icah Tewas dengan Telinga Berdarah, Diduga Korban Perampokan, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Nenek Icah Tewas dengan Telinga Berdarah, Diduga Korban Perampokan, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Regional
Gaya Bermedia Sosial Ganjar Pranowo: Sosialisasi Kebijakan hingga Menerima Kritik Nyinyir

Gaya Bermedia Sosial Ganjar Pranowo: Sosialisasi Kebijakan hingga Menerima Kritik Nyinyir

Regional
Ayah Berulang Kali Perkosa Anak Kandungnya, Terbongkar Setelah Perbuatannya Direkam Tetangga

Ayah Berulang Kali Perkosa Anak Kandungnya, Terbongkar Setelah Perbuatannya Direkam Tetangga

Regional
Sepeda Motor di Bengkel Diambil Paksa Polisi, Kapolres: Kita Tilang...

Sepeda Motor di Bengkel Diambil Paksa Polisi, Kapolres: Kita Tilang...

Regional
Minta Restu Menikah, Seorang Gadis Diperkosa Ayah Kandungnya 6 Kali

Minta Restu Menikah, Seorang Gadis Diperkosa Ayah Kandungnya 6 Kali

Regional
Data Terbaru, 85 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Sukabumi

Data Terbaru, 85 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Sukabumi

Regional
Sopir Taksi Online Ditusuk Penumpang Perempuan, Begini Kronologinya

Sopir Taksi Online Ditusuk Penumpang Perempuan, Begini Kronologinya

Regional
Survei: Machfud Arifin Lebih Populer, Elektabilitas Eri Cahyadi Unggul

Survei: Machfud Arifin Lebih Populer, Elektabilitas Eri Cahyadi Unggul

Regional
Unggah Dukungan ke Salah Satu Paslon, Guru SD di Bantul Dilaporkan ke KASN

Unggah Dukungan ke Salah Satu Paslon, Guru SD di Bantul Dilaporkan ke KASN

Regional
Kasus Corona Mencapai 2.748, Pemkot Batam Sulap Bapelkes Jadi Ruang Karantina

Kasus Corona Mencapai 2.748, Pemkot Batam Sulap Bapelkes Jadi Ruang Karantina

Regional
Kedapatan Bawa Sabu, Anggota Satpol PP Salatiga Ditangkap

Kedapatan Bawa Sabu, Anggota Satpol PP Salatiga Ditangkap

Regional
Kejar Popularitas Machfud Arifin, Eri Cahyadi Lebih Populer dengan Istilah Anak Buah Risma

Kejar Popularitas Machfud Arifin, Eri Cahyadi Lebih Populer dengan Istilah Anak Buah Risma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X