Ganjar: Lebih Baik Meningkat, daripada Landai Tidak Ada Tindakan Apa-apa

Kompas.com - 27/06/2020, 11:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Jumlah kasus Covid-19 di Jawa Tengah, tercatat terus mengalami peningkatan.

Karena tingginya kasus baru itu, bahkan Jateng masuk dalam lima besar provinsi dengan penularan Covid-19 cukup tinggi.

Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, tingginya kasus baru itu seiring dengan gencarnya upaya tracing yang dilakukan dengan cara tes massal.

Meski dinilai masuk dalam lima besar provinsi dengan tingkat penularan Covid-19 cukup tinggi, namun ia menyebut tidak menjadi persoalan.

"Lebih baik meningkat karena memang dilakukan tracing, daripada terlihat landai tapi tidak dilakukan tindakan apa-apa. Seluruh bupati atau wali kota di Jateng saya minta terus meningkatkan pengecekan massal itu, agar upaya percepatan penanganan Covid-19 bisa tercapai," terangnya, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Jawa Tengah Kebut Tes Massal, Kasus Positif Covid-19 Capai 3.000 Orang

Menurut Ganjar, upaya tracing dengan cara melakukan rapid test massal tersebut akan terus gencar dilakukan.

Pasalnya, selain sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo. Cara tersebut juga diyakini dapat memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Maka, kami menindaklanjuti perintah itu dengan menggelar rapid test massal. Bahkan di beberapa daerah seperti Kota Semarang, tidak hanya rapid test, tapi langsung tes swab," kata Ganjar.

Sementara dari data yang tercatat dari corona.jatengprov.go.id pada Jumat (26/6/2020) pukul 21.00 WIB, jumlah kasus positif di Jawa Tengah sebanyak 3.559 orang, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 8.444 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 48.767 orang.

Baca juga: 2 Kecamatan di Surabaya Jadi Perhatian Khusus Risma, Ini Alasannya

Sedangkan jika dilihat dari sebaran jumlah kasus baru secara nasional, pada Kamis (25/6/2020), Jawa Tengah menduduki posisi kelima dengan jumlah sebanyak 78 kasus baru.

Empat provinsi lainnya yang jumlah kasus barunya cukup tinggi adalah Jawa Timur sebanyak 247 kasus, DKI Jakarta 196 kasus, Sulawesi Selatan 103 kasus, dan Maluku Utara dengan 80 kasus.

Penulis : Kontributor Semarang, Riska Farasonalia | Editor : Khairina

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Regional
Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X