Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buntut Penjemputan Paksa Jenazah Covid-19, 4 Tersangka Reaktif, 1 Ibu Hamil Positif

Kompas.com - 27/06/2020, 09:40 WIB
Pythag Kurniati

Editor

KOMPAS.com- Penjemputan paksa jenazah Covid-19 di RS Paru Surabaya beberapa waktu lalu berbuntut panjang.

Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka juga dinyatakan reaktif dari hasil rapid test.

Tak hanya itu, salah satu istri dari tersangka yang saat itu hamil dinyatakan positif Covid-19.

Rupanya sang istri sempat ikut memandikan jenazah Covid-19 tersebut.

Baca juga: Sederet Cerita Jenazah Pasien Corona Nekat Dibawa Pulang hingga Dimandikan, Ada yang Menginfeksi 15 Warga

Kasus masih diproses

Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
Ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni MA dan tiga saudaranya yang berinisial MI (28), MK (23), dan MB (22).

Mereka menjemput paksa jenazah ibunya yang dinyatakan positif Covid-19 dari rumah sakit.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum penetapan tersangka sudah sesuai peraturan.

"Jadi kasusnya tetap berjalan. Untuk para tersangka dijerat undang-undang tentang wabah penyakit dengan ancaman tujuh tahun penjara karena perbuatannya mengambil paksa jenazah Covid-19," jelas Ganis dikutip dari Surya.co.id, Kamis (25/6/2020).

Ganis tidak ingin peristiwa serupa terjadi kembali.

"Jangan ada lagi kasus serupa karena merugikan bagi diri sendiri dan orang lain yang terpapar. Karena ini menyangkut kesehatan dan hidup orang banyak," kata Ganis.

Baca juga: Kisah-kisah Penjemputan Pasien Positif Corona, Warga Dipeluk agar Tertular hingga Petak Umpet dengan Petugas

 

Ilustrasi rapid test Covid-19. SHUTTERSTOCK Ilustrasi rapid test Covid-19.
Tersangka reaktif

Keempat tersangka telah menjalani rapid test dan hasilnya reaktif.

Mereka juga telah dites swab, namun hasilnya masih belum keluar.

"Kami masih menunggu hasil tes swabnya, apakah positif atau negatif Covid-19. Sedangkan untuk rapid, para tersangka ini sudah reaktif," kata Ganis.

Sambil menunggu hasil swab, keempat tersangka dikarantina di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Baca juga: Sederet Cerita Warga Takut Di-Rapid Test, Malah Tawarkan Uang Damai dan Mengungsi ke Pulau Lain

Istri tersangka positif Covid-19

ilustrasi bayiPexel ilustrasi bayi
Sementara istri tersangka MA yang berinisial SY, dinyatakan positif Covid-19.

SY turut memandikan jenazah mertuanya yang dijemput paksa oleh tersangka.

Proses pemulasaraan jenazah secara mandiri itu tidak dilakukan menggunakan protokol kesehatan.

"Iya benar, istri salah satu tersangka yang diketahui berinisial SY terkonfirmasi positif Covid-19," kata Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus.

SY kini telah melahirkan, namun belum diketahui bayinya tertular Covid-19 atau tidak.

"Barusan melahirkan, untuk bayinya apakah positif Covid-19 kami belum tahu," kata dia.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Nekat Mandikan Jenazah Covid-19 saat Hamil, Ibu Muda di Surabaya Positif Virus Corona, Suami Ditahan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com