Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/06/2020, 07:05 WIB


TANJUNG, KOMPAS.com - HR (33), pelaku pembunuhan Kepala Desa Jirak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil dibekuk tim Jatanras Polres Tabalong pada Jumat (26/6/2020) dinihari.

Belakangan diketahui, HR merupakan pegawai Kantor Desa Jirak, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong.

HR diketahui kecewa oleh korban SR (38) dan dendam setelah dipecat sebagai Kepala Seksi Pembangunan di Desa Jirak.

"Pelaku sakit hati dan dendam kepada korban, karena korban memberhentikannya dari jabatan kasi pembangunan di perangkat Desa Jirak" ujar Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori dalam keterangan yang diterima (26/6/2020).

Baca juga: Kades Tewas Ditembak, Pelaku Buang Senapan Angin Dekat Jasad

Usai dipecat oleh korban, pelaku yang tanpa pekerjaan sempat membuka usaha dagang telur bebek di desa tetangga.

Baru saja memulai usaha dagangnya itu, pandemi corona merebak membuat dagangannya sepi pembeli.

Tak berapa lama usaha dagang telur bangkrut dan pelaku memutuskan kembali menetap di Desa Jirak.

"Aksi pun tidak terjadi saat itu, karena pelaku sempat membuka usaha dagang telur bebek di kampung sebelah, dan di kondisi pandemi, dagangan sepi tidak laku akhirnya kembali menetap di Desa Jirak," ungkapnya.

Kembalinya pelaku ke Desa Jirak membuatnya sering bertemu dan melihat korban.

Dari situ, muncullah dendam pelaku dan berniat menghabisi korban.

"Dengan menetapnya pelaku di Desa Jirak dan sering melihat korban selaku Kades Jirak, muncul kembali perasaan sakit hati dan dendam atas kejadian masa lalu," ucapnya.

Dendam pelaku terhadap korban akhirnya kesampaian saat pelaku mengadang korban yang ketika itu melintas di jembatan Desa Ampukung pada, Rabu (24/6/2020) tengah malam.

Tanpa ada percakapan sedikit pun, pelaku langsung menembak korban sebanyak dua kali menggunakan senapan angin yang dibawanya.

Baca juga: Penembak Kades di Kalsel Ditangkap, Pelaku Sakit Hati Dipecat Korban

Walaupun sempat memberikan perlawanan, korban tersungkur di tengah jembatan Desa Ampukung dan ditemukan oleh warga yang melintas sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Pada Rabu tengah malam pelaku mengadang korban di jalan tepat di jembatan Desa Ampukung. Tidak ada percakapan, pelaku langsung menembak korban," ujarnya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku akan dikenakan pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati dan atau penjara seumur hidup untuk pasal 340 dan 15 tahun penjara untuk pasal 338.

Diberitakan sebelumnya, seorang kepala desa di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan ditemukan tewas tertelungkup di Jembatan Desa Ampukung pada Rabu (24/6/2020) tengah malam.

Di tubuh korban ditemukan dua mata luka tembak di bagian dada sebelah kiri dan juga tangan kiri.

Terungkap, korban dihabisi menggunakan sebuah senapan angin yang dibuang pelaku di bawah jembatan Desa Ampukung.

Barang bukti lain yang ditemukan polisi adalah 10 butir peluru kaliber 4,5 dan sebuah peredam senapan angin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.