Kata Wali Kota Tegal soal Rencana Pembubaran Gugus Tugas Covid-19

Kompas.com - 26/06/2020, 16:43 WIB
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meninjau infrastruktur di wilayah Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020) (Foto: Humas Pemkot Tegal) KOMPAS.com/Tresno SetiadiWali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meninjau infrastruktur di wilayah Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020) (Foto: Humas Pemkot Tegal)

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, berencana akan membubarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, gugus tugas akan dibubarkan 30 Juni mendatang dan akan diganti dengan tim relawan Covid-19.

"Tugas tim gugus tugas sudah selesai, kalau waktunya memungkinkan 30 Juni ini akan dibubarkan," kata Dedy saat meninjau infrastruktur di wilayah Kecamatan Margadana, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Terapkan New Normal, Pemkot Tegal Bubarkan Gugus Tugas Covid-19

Selain karena zona hijau dan memasuki new normal, alasan lain pembubaran gugus tugas agar birokrasi bisa kembali berjalan normal.

Menurut dia, anggota gugus tugas selama ini cukup bekerja keras dalam penanganan Covid-19 hingga Kota Tegal masuk zona hijau.

"Pembubaran gugus tugas, agar konsentrasi birokrasi bisa kembali berjalan normal. Seperti pejabat Pemkot Tegal termasuk Forkompimda bisa kembali aktif bekerja. Karena jangan sampai birokrasi terganggu," kata Dedy.

Dedy menuturkan, tim relawan Covid-19 yang diketuai Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi akan beranggotakan relawan dari berbagai unsur.

"Tugasnya hampir sama meneruskan gugus tugas. Hanya tidak menggunakan APBD," kata Dedy.

Baca juga: Dokter Magang RSUD Kardinah dan Balita di Kabupaten Tegal Positif Corona

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro mengatakan, pembubaran gugus tugas menjadi hak Pemkot Tegal jika memang dirasa perlu.

Meski demikian, Kusnendro meminta Pemkot Tegal tetap waspada dan berhati-hati, meski Kota Tegal dirasa sudah aman, namun secara nasional angka kasus Covid-19 masih terus naik dan pandemi belum usai.

Pembubaran gugus tugas, imbuh Kusnendro, juga harus mendapat persetujuan dari gugus tugas pusat.

"Ketika dibubarkan, maka sisa alokasi anggaran Covid-19 gugus tugas tak lagi bisa dipakai," kata Kusnendro.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Regional
Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Regional
'Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang'

"Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang"

Regional
Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Regional
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Regional
Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Regional
Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Regional
2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

Regional
Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Regional
Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Regional
Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Regional
Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X