Mengatasi Banjir di Karawang, Bendungan Cibeet Akan Dibangun pada 2021

Kompas.com - 26/06/2020, 15:21 WIB
Penampakan Sungai Cibeet dan Bendungan Cibeet di Karawang yang mengering, Sabtu (5/10/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHANPenampakan Sungai Cibeet dan Bendungan Cibeet di Karawang yang mengering, Sabtu (5/10/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, Bendungan Cibeet akan dibangun pada 2021.

Bendungan ini dibangun sebagai salah satu solusi untuk mengatasi banjir di Karawang, Jawa Barat.

Kepala BBWS Citarum Anang Muchlis mengatakan, pihaknya akan melakukan sertifikasi desain, studi untuk Amdal, dan studi land acquisition and resettlement Action Plan (LARAP) bendungan.

Baca juga: Mal di Karawang Siap Kembali Dibuka, Ini Syarat bagi Pengelola

"Harapan kami tahun 2021 sudah diajukan untuk kegiatan fisiknya," ujar Anang saat dihubungi, Jumat (26/6/2020).

Bendungan Cibeet nantinya sanggup menampung 93 juta meter kubik air dengan tinggi bangunan 43 meter.

"Anggarannya kita belum tahu," kata Anang.

Sementara untuk Bendungan Cijurai, menurut Anang, detail enginering design (DED) dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca juga: Macan Tutul Berkalung Cip yang Memangsa 8 Anjing Berhasil Ditangkap

Pihaknya akan melakukan penyempurnaan dari beberapa kekurangan DED yang ada.

Pada saat menyaksikan pembongkaran turap di sempadan Sungai Cibeet, Kamis kemarin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan Bendungan Cibeet dibangun pada 2021.

"Sekarang sudah ada kesepakatan dengan warga (Kabupaten Bogor), tenyata warga hanya ingin (dibangun) Bendungan Cijurai. Mudah-mudahan 2021," kata Basuki.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Regional
Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Regional
Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Regional
Genangan Banjir di Cilacap Berangsur Surut, 531 Orang Masih Mengungsi

Genangan Banjir di Cilacap Berangsur Surut, 531 Orang Masih Mengungsi

Regional
Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Regional
Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan demi Mengajar

Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan demi Mengajar

Regional
Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Regional
Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X