Kebun Binatang Surabaya Dibuka Kembali Awal Juli

Kompas.com - 25/06/2020, 21:34 WIB
Sejumlah persiapan dilakukan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjelang dibuka pada awal Juli 2020, salah satunya pengaturan antrean di loket dan keluar masuk di KBS. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya) ANT/PEMKOT SURABAYASejumlah persiapan dilakukan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjelang dibuka pada awal Juli 2020, salah satunya pengaturan antrean di loket dan keluar masuk di KBS. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

SURABAYA, KOMPAS.com - Manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) menyatakan, objek wisata itu akan dibuka dengan mengedepankan protokol kesehatan pada awal Juli 2020.

Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Khoirul Anwar mengatakan, standar operasional prosedur (SOP) tentang protokol kesehatan di KBS telah dibuat.

Baca juga: Khofifah: Pak Presiden, Kami Sempat Bahagia Tingkat Penularan Covid-19 Jatim 0,86 Persen, tapi...

Saat ini, manajemen akan menyamakan persepsi tentang penerapan protokol kesehatan itu dengan Pemerintah Kota Surabaya.

"Insya Allah nanti awal Juli 2020 kami akan buka. Nanti bukanya mulai pukul 08.00-11.00 WIB," kata Khoirul di Surabaya seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/6/2020).

Khoirul menjelaskan, jumlah pengunjung pada Senin-Kamis akan dibatasi sekitar 1.000-1.5000 orang per hari.

Sementara pada Jumat, pengunjung dibatasi sebanyak 500 orang.

Sedangkan jumlah pengunjung pada Sabtu dan Minggu dibatasi sebanyak 3.000 orang.

Manajemen telah menyiapkan fasilitas yang mendukung penerapan protokol kesehatan di pintu masuk atau kedatangan pengunjung, di dalam KBS, dan pintu keluar.

Baca juga: Camat di Surabaya Kesulitan Lacak Warga Positif Covid-19, Data Sering Tak Sesuai

Infrastruktur penunjang untuk pembelian tiket dan tempat antrean juga sudah disiapkan.

"Tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sudah kami siapkan, termasuk pula pemindai suhu tubuh juga kita persiapkan. Bagi pengunjung yang suhu tubuhnya 37,5 derajat, nanti tidak boleh masuk ke KBS. Bayi dan pengunjung yang usianya 60 tahun ke atas, juga tidak boleh masuk," ujarnya.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer Senilai Rp 51 Juta, Begini Tanggapan BCA

Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer Senilai Rp 51 Juta, Begini Tanggapan BCA

Regional
Kapolda Jateng Larang Bupati dan Wali Kota Terpilih Gelar Pesta Setelah Dilantik

Kapolda Jateng Larang Bupati dan Wali Kota Terpilih Gelar Pesta Setelah Dilantik

Regional
Perseteruan Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Ada Insiden Penggerebekan di Century Park Jakarta

Perseteruan Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Ada Insiden Penggerebekan di Century Park Jakarta

Regional
Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Regional
Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Regional
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Regional
Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Regional
Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Regional
Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Regional
Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Regional
Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X