Kompas.com - 25/06/2020, 20:40 WIB
Kapolres Pemalang Jawa Tengah AKBP Ronny Tri Prasetyo menginterogasi TO tersangka penipuan dan penggelapan. Kompas.com/Ari HimawanKapolres Pemalang Jawa Tengah AKBP Ronny Tri Prasetyo menginterogasi TO tersangka penipuan dan penggelapan.

PEMALANG, KOMPAS.com - Aparat Polres Pemalang, Jawa Tengah menangkap TO (30), ibu rumah tangga beranak dua karena terbukti menggelapkan 12 sepeda motor.

Pelaku yang bekerja sebagai karyawan koperasi tersebut melakukan aksinya dengan modus menyewa kemudian digadaikan.

Di hadapan polisi, TO mengaku melakukan perbuatan penipuan karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Baca juga: Korban Penggelapan Karyawati Bank di Tegal Bertambah, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Gajinya sebagai karyawan koperasi tidak cukup untuk makan sehari-hari bersama dua anaknya.

"Terpaksa karena kebutuhan ekonomi. Awalnya menyewa tapi saya gadaikan," kata TO, Kamis (25/6/2020).

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho menjelaskan, tersangka TO warga Wanarejan Selatan, Pemalang tersebut menyewa sepeda motor per hari sebesar Rp 75 ribu, lalu tersangka menggadaikan kendaraan tersebut tanpa sepengetahuan korbannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rata-rata sepeda motor digadaikan pelaku sebesar Rp 3 juta," jelas Kapolres Ronny.

Salah satu korban, Devan Zaqi Pratama (25) warga Kelurahan Mulyoharjo, mengaku sebenarnya sudah curiga sejal awal.

Oleh karena itu, setelah pelaku menyewa motor Beat-nya selama tiga hari ia minta kendaraan dikembalikan.

Baca juga: Pelaku Penggelapan Tewas Ditembak Polisi, Kapolda Jambi Terjunkan Propam

Namun, tanpa sepengetahuannya motor ternyata disewakan kembali oleh orangtuanya ke pelaku karena merasa kasihan.

"Rumah pelaku saya datangi dan dibuat perjanjian, tapi tidak ditepati. Motor saya tidak kunjung dikembalikan. terpaksa saya laporkan Polres Pemalang dan selang satu pelaku berhasil ditangkap," ungkap Devan.

Kapolres Pemalang Ronny menyerahkan kembali barang bukti sepeda motor pada pemiliknya.

Sementara untuk pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 4 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.