Kompas.com - 25/06/2020, 19:20 WIB
Penjual Hingga Jajaran Pejabat Pemda Mamuju Diperiksa Terkait Penjulan Aset Pulau Malamber KOMPAS.COM/JUNAEDIPenjual Hingga Jajaran Pejabat Pemda Mamuju Diperiksa Terkait Penjulan Aset Pulau Malamber

MAMUJU, KOMPAS.com– Pulau Malamber di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang diduga dijual ke Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud ternyata punya sertifikat ganda.

Hal itu diketahui setelah Polres Mamuju memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan jual beli pulau tersebut.

"Dari hasil penelusuran kita sementara ditemukan jika ada dua sporadik (sertifikat tanah) yang sama pada lahan yang sama, meski tahun terbit dan pemiliknya berbeda. Ini sedang kita telusuri lebih jauh,” jelas Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah di Mapolres Mamuju, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: Polres Mamuju Sebut Jual Beli Pulau Malamber Memang Terjadi

Syamsuriansyah mengatakan, ada sertifikat tanah seluas enam hektare di Pulau Malamber yang dikeluarkan pada 2014 dan 2016.

Sertifikat tanah yang dikeluarkan pada 2014 milik Haji Kasim dan Zainuddin.

Sedangkan sertifikat tanah yang dikeluarkan pada 2016, dimiliki Raja. Raja adalah orang yang mengaku telah menjual tanah kepada Abdul Gafur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, Polres Mamuju sedang menyelidiki, dari dua sertifikat itu mana yang sah.

Terkait dugaan penjualan pulau ini, Syamsuriansyah belum mengungkapkan ada atau tidaknya pelanggaran hukum. Namun, dia menyatakan, akan menyusun konstruksi kasus ini.

Baca juga: Isu Penjualan Pulau Malamber, Pemilik Lahan Hanya Jual 6 Hektar Seharga Rp 2 Miliar ke Bupati PPU

Sedangkan Raja dalam kesempatan yang berbeda, membantah telah menjual Pulau Malamber ke Abdul Gafur Mas'ud.

Dia mengaku hanya menjual tanah milik keluarganya di pulau itu seluas 6 hektare seharga Rp 2 miliar.

 

Raja yang mewakili keluarga pemilik lahan di Pulau Malamber mengakui sudah menerima uang muka sebesar Rp 200 juta.

Namun, Raja tidak kunjung menerima pelunasan transaksi jual beli itu hingga kini.

Padahal, ada perjanjian jika pelunasan tidak dilakukan hingga April 2020, jual beli batal dan uang muka tidak bisa dikembalikan.

Baca juga: Pengakuan Raja, Orang yang Disebut Jual Pulau Malamber ke Bupati di Kaltim

Proses jual beli itu, disebut Raja telah diketahui Camat Balabalakang, Juara. Karenanya, dia menyayangkan pernyataan Juara yang mengaku tidak tahu adanya pembelian tanah oleh Abdul Gafur.

“Sebelum transaksi berlangsung dokumen-dokumen surat kepemilikan lokasi tersebut sudah diperiksa pihak kecamatan. Ini saya sangat sayangkan kalau disebut pihak camat tidak mengetahuinya,” jelas Raja di rumahnya, Dusun Batu Lapa Selatan, Desa Sumare, Kelurahan Simboro, Kecamatan Mamuju, Senin (22/6/2020).

Baca juga: Menyoal Dugaan Penjualan Pulau Malamber Senilai Rp 2 Miliar ke Bupati PPU: Ada Keluarga yang Tinggal di Sana

Abdul Gafur Mas'ud juga membantah disebut membeli Pulau Malamber seharga Rp 2 miliar.

“Kenapa enggak diisukan saja saya beli Pulau Sulawesi gitu. Kalau untuk itu, saya rasa para petugas di sana ( Sulbar) harus hati-hati. Saya lihat yang terlibat juga ada kepolisian di situ. Camat juga ada. Saya rasa perlu hati-hati juga. Karena ini bagian dari praduga tapi halus gitu,” ungkap Bupati dengan panggilan akrab AGM saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan ponsel, Jumat (19/6/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X