"Tarik Rohingya ke Darat, Kami Kasih Makan…"

Kompas.com - 25/06/2020, 17:24 WIB
Pengungsi Rohingya asal Myanmar terdampar di perairan Pantai Seunuddon, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (24/6/2020). Dok. Polsek SeunuddonPengungsi Rohingya asal Myanmar terdampar di perairan Pantai Seunuddon, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (24/6/2020).

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Puluhan warga Desa Lancok, Syamtalira Bayu, Aceh Utara mengutip dana untuk membantu pengungsi Rohingya yang saat ini masih berada di perairan Lancok.

Mereka mendesak pemerintah menarik kapal motor yang ditumpangi 94 warga Rohingya asal Myanmar ke darat.

Sementara hingga Kamis (25/06/2020) siang, pemerintah masih belum memutuskan apakah akan menolak atau menerima imigran itu.

Baca juga: Setelah Kapal Diperbaiki, 94 Pengungsi Rohingya Akan Dilepas ke Laut

Warga kumpulkan uang untuk beli nasi buat imigran

Kepala Desa Lancok Nasruddin menyebutkan, uang dikumpulkan buat membeli nasi untuk imigran.

“Kita sesama muslim. Masak iya, kita tidak bantu mereka. Warga desa ini siap menampung mereka dan memberi makan. Uangnya kita cari, patungan,” kata Nasruddin kepada wartawan di lokasi, Kamis. 

Atas nama kemanusiaan, sambung Nasruddin, warga bersepakat untuk menjaga imigran itu.

“Pemerintah jangan nunda-nunda keputusan. Mereka sudah sangat lelah di kapal itu. Segera tarik mereka ke darat, kami beri makan,” katanya.

Baca juga: Cerita Nelayan Selamatkan Pengungsi Rohingya, Suara Minta Tolong dan Terseret Angin


warga akan jemput imigran

Sementara warga lainnya, Aples Kuari, menyebutkan warga sudah menggelar rapat.

Jika pemerintah mengembalikan imigran itu ke tengah laut, maka warga sendiri yang akan menjemput kembali imigran itu.

“Kami jemput pakai perahu kami, di sini semua nelayan punya perahu. Janganlah begitu kejam pada sesama muslim. Kita harus tolong mereka, baru pikirkan opsi sesuai regulasi internasional soal imigran,” pungkasnya.

Hingga berita ini dikirimkan, perahu Rohingya berada sekitar 100 meter dari bibir pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Awalnya, pemerintah ingin mendorong kapal itu ke luar perairan Indonesia. Namun, protes warga membuat pemerintah membatalkan niat dan kini kapal itu berada di perairan.

Di bibir pantai, ratusan warga masih setia menunggu imigran tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
Viral Video Warga Bermain Genangan Air Setinggi Paha di Pinggir Jalan, Ini Respons Pemkot Cilegon

Viral Video Warga Bermain Genangan Air Setinggi Paha di Pinggir Jalan, Ini Respons Pemkot Cilegon

Regional
Polrestabes Surabaya Beri Hadiah Rp 5 Juta bagi Warga, Jika Ungkap Politik Uang Jelang Coblosan

Polrestabes Surabaya Beri Hadiah Rp 5 Juta bagi Warga, Jika Ungkap Politik Uang Jelang Coblosan

Regional
Dua Polisi dan Seorang Pecatan Brimob Berkomplot Rampok Truk Kompos

Dua Polisi dan Seorang Pecatan Brimob Berkomplot Rampok Truk Kompos

Regional
Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Soroti Minimnya Infrastruktur di Pedesaan

Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Soroti Minimnya Infrastruktur di Pedesaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X