Kadishub Kota Padang: Banyak Warga Tak Mau Pakai Masker, Saat Diingatkan Bahkan Melawan...

Kompas.com - 25/06/2020, 15:57 WIB
Dinas Perhubungan Kota Padang melakukan razia protokol kesehatan berkendaraan, Kamis (25/6/2020) Kompas. com/RahmadhaniDinas Perhubungan Kota Padang melakukan razia protokol kesehatan berkendaraan, Kamis (25/6/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Banyak warga masih salah paham dengan pemberlakuan normal baru atau new normal. 

Di Kota Padang Sumatera Barat, misalnya, masih banyak yang melanggar protokol kesehatan di era normal baru, yang harus "berdamai" dengan pandemi corona.

Dari razia protokol kesehatan berkendaraan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Padang, Kamis (25/6/2020) masih ditemukan yang melanggar terutama tidak menggunakan masker.

Baca juga: Kota Padang Gelar Razia Protokol Kesehatan untuk Pengguna Kendaraan

"Bahkan ada yang melawan ketika petugas menyuruh menggunakan masker," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakhri, Kamis (25/6/2020) yang dihubungi melalui telepon.

"Mereka katakan tidak ada gunanya menggunakan masker. Hal itu membuat para petugas menjadi terkejut, bahkan disuruh membeli masker pun tak mau," lanjutnya. 

Pilih sanksi, kerja sosial atau denda

Bagi yang melanggar tersebut, langsung diberikan sanksi untuk bekerja sosial.

"Sanksinya sebenarnya ada dua yaitu kerja sosial atau denda. Kebanyakan para pelanggar tersebut bekerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum, " paparnya.

Dian mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran virus corona yang lebih besar.

Baca juga: Ditegur Polisi karena Tak Pakai Masker, Bupati: Awal Saya Pakai Itu Sesak Napas...

"Memang sekarang kenormalan baru, bukan berarti seperti semula bebas. Kita lihat sekarang Kota Padang masih di zona merah. Jika sampai terjadi gelombang kedua akan lebih gawat lagi," sebutnya.

Dengan masih banyaknya masyarakat yang belum menjalankan protokol kesehatan, pihak Dinas Perhubungan akan terus melakukan razia.

"Untuk razianya akan dilakukan secara acak lokasinya. Kami tidak akan mendirikan posko tetap untuk razia ini. Razia akan terus kami lakukan," tuturnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Regional
Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Regional
Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Regional
Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Regional
Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X