PPDB Jateng Bermasalah, 85 Orangtua Calon Siswa Mengadu ke Ombudsman

Kompas.com - 25/06/2020, 14:55 WIB
PPDB Jateng 2020 Dok. Pemprov JatengPPDB Jateng 2020

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 85 aduan dari orangtua calon siswa terkait Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) di Jawa Tengah telah diterima oleh Ombudsman.

Berbagai kendala yang dihadapi orangtua calon siswa pada sistem PPDB online itu mulai diterima sejak 17 Juni 2020 hingga 25 Juni 2020.

Di antaranya masalah yang diadukan terkait persoalan prestasi kejuaraan, zonasi, Kartu Keluarga (KK), surat keterangan domisili (SKD) dan lainnya.

"Mayoritas yang melapor dari kalangan siswa berprestasi," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah, Siti Farida, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: PPDB Jateng, Calon Siswa yang Satu RW dengan Sekolah Bakal Diterima

Menurut Farida, pada pelaksanaan PPDB online tersebut terdapat kerancuan dalam penerapan petunjuk teknis (juknis).

Salah satunya terkait aturan penerimaan untuk jalur prestasi dalam kejuaraan berjenjang dan tidak berjenjang.

"Calon siswa berprestasi mengaku bingung. Dari situlah muncul pengaduan. Misalnya mereka mempertanyakan 'kok bisa dia punya skor prestasi malah tidak memenuhi syarat'," ujar Farida.

Tak hanya itu, kata Farida, persoalan lain juga muncul pada pendaftaran jalur zonasi.

Baca juga: PPDB Jateng, Pembuat Surat Keterangan Domisili Palsu Diancam Pidana

Saat ini ada kendala pada persyaratan SKD dan penghitungan skor nilai untuk siswa berprestasi. 

"Artinya kalau dari sistemnya belum mencantumkan notifikasi terkait aduan siswa. Maka tidak menutup kemungkinan pendaftaran untuk siswa jalur prestasi akan memicu keributan. Mestinya ada sistem peringatan agar siswa tahu batasan mana yang bisa lolos mana yang tidak bisa lolos," jelasnya.

Farida menyebut, jumlah aduan saat ini didominasi di Kota Semarang. Kemudian laporan lain juga merata di semua daerah. 

"Kita mendorong Disdik Jateng buat sistem notifikasi agar penyertaan SKD dan jalur prestasi dapat terakomodir dengan baik. Kita juga dorong perbaikan pada verifikasi SKD," sebut Farida.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

Regional
Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Regional
Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Regional
23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

Regional
Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Regional
Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Regional
Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Regional
Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Regional
Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Regional
Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Regional
2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Regional
Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X