Pria Ini Bobol Rumah Tetangga demi Mencuri 4 Sertifikat Tanah

Kompas.com - 25/06/2020, 13:07 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur

LAMPUNG, KOMPAS.com – Seorang warga Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah ditangkap polisi setelah membobol rumah tetangganya sendiri untuk mencuri empat buku sertfikat tanah.

Pelaku berinisial GNW (34), warga Kampung Restu Buana, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, itu ditangkap hanya dalam tempo 10 jam setelah mencuri pada Rabu (24/6/2020) malam.

Baca juga: Dicukur Warga Usai Tertangkap Mencuri, Wanita Ini Diduga Terlibat Sindikat Perampok

Kapolsek Rumbia, Inspektur Satu (Iptu) Eko Heri Susanto mengatakan, pelaku membobol rumah tetangganya sendiri dengan cara masuk melalui jendela.

“Korban saat itu sedang pergi ke ladang, sehingga rumah dalam keadaan kosong,” kata Eko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2020).

Setelah berhasil masuk ke rumah, pelaku lalu menuju kamar korban dan mengambil empat buku sertifikat tanah.

Eko menambahkan, pelaku juga menggondol perhiasan milik korban seberat total 70 gram dan uang Rp 20 juta.

Korban yang kembali dari ladang sore hari terkejut melihat isi lemarinya berantakan dan sejumlah harta miliknya lenyap.

Korban pun melaporkan pencurian itu ke Mapolsek Rumbia dengan nomor laporan LP / 230-B / VI / 2020 / Polda lpg / Res lamteng / Sek Rumbia.

“Korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 45 juta,” kata Eko.

Dari hasil penyelidikan, ada informasi yang menyebutkan bahwa ada seseorang yang terlihat membawa sertifikat tanah di area sekitar TKP.

“Anggota kami langsung bergerak dan menggerebek rumah pelaku GNW,” kata Eko.

Baca juga: Viral, Video WN Amerika Ditangkap Warga karena Diduga Mencuri Perhiasan Emas

Di rumah pelaku, polisi menemukan barang bukti berupa empat buku sertifikat tanah, uang pecahan Rp 100.000 sebanyak 200 lembar berjumlah Rp 20 juta, serta perhiasan berbentuk cincin, kalung, dan gelang milik korban.

“Pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata Eko.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Regional
Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Regional
Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Regional
Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Regional
Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Regional
3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

Regional
Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Regional
Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Regional
Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Regional
Gubernur NTT: Kondisi Komodo Baik-baik Saja

Gubernur NTT: Kondisi Komodo Baik-baik Saja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X