Gubernur Gorontalo Keluhkan Data Penerima Bansos ke KPK

Kompas.com - 24/06/2020, 21:53 WIB
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat melakukan konferensi video bersama KPK dan seluruh gubernur se-Indonesia KOMPAS.COM/SALMAN PEMPROV GTOGubernur Gorontalo Rusli Habibie saat melakukan konferensi video bersama KPK dan seluruh gubernur se-Indonesia

GORONTALO, KOMPAS.com- Penyaluran Bantuan Sosial kepada warga terdampak pandemi virus corona di sejumlah daerah masih menyisakan masalah.

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi rujukan dalam proses penyaluran bantuan ini dinilai belum tepat sasaran.

Hal tersebut dikeluhkan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengikuti rapat koordinasi dan diskusi interaktif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dan gubernur se-Indonesia melalui saluran konferensi video, Rabu (24/6/2020)

“Masih banyak warga yang layak mendapatkan bansos, tapi tidak masuk DTKS, sedangkan warga yang tidak layak malah masuk DTKS,” kata Rusli Habibie.

Baca juga: Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie mengusulkan agar pemerintah pusat yang memiliki DTKS ikut membenahi data terutama masyarakat yang sudah pindah, meninggal, masyarakat kurang mampu dan lainnya.

Pembenahan ini dilakukan setiap hari, bukan menunggu tiap bulan atau tiap tahun untuk pemutahiran data.

“Pengalaman kami di Gorontalo, ada yang mendapatkan bantuan langsung maupun yang tidak langsung itu orang-orang yang mampu. Tapi alhamdulillah dengan jujurnya orang tersebut datang ke kelurahan mengembalikan uang yang diterimanya,” ucap Rusli Habibie.

Sebagai gubernur, Rusli menyebut, hanya bisa mengurus data bantuan sosial sampai ke tingkat provinsi. 

Sedangkan untuk tingkat kabupaten, kota hingga ke tingkat kecamatan dan desa diurus pimpinan tersendiri.

“Tetapi tetap saya pantau. Gorontalo berbeda dengan DKI Jakarta, Pak Anies Baswedan sampai ke tingkat RT itu adalah tanggung jawabnya. Jadi kami hanya mohon data dari DTKS ini diverifikasi kembali agar valid. Agar program bantuan itu tidak salah sasaran lagi,” tutur Rusli Habibie.

Baca juga: Kabar Baik, 31 Pasien Positif di Gorontalo Sembuh dari Covid-19

Menanggapi paparan Gubernur Gorontalo, Ketua KPK Firli Bahuri menyambut baik hal yang disampaikan.

Dia memahami seluruh kepala daerah di Indonesia saat ini harus mengarahkan program dan fokus kegiatan pada tujuan untuk keselamatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk Gorontalo, kami sangat memahami pak, kami selalu melakukan perbaikan data terpadu di sektor sosial. Kami juga sudah memberikan surat edaran atau surat khusus kepada Kementerian Sosial supaya DTKS terus dibenahi,” kata Firli Bahuri.

Dalam rapat koordinasi ini diikuti 34 gubernur dan 9 koordinator wilayah (korwil) KPK di seluruh Indonesia ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Melanggar Kode Etik, 12 Komisioner KPU dan Bawaslu Sumbar Disidang DKPP

Diduga Melanggar Kode Etik, 12 Komisioner KPU dan Bawaslu Sumbar Disidang DKPP

Regional
Ridwan Kamil Ingatkan Keterisian Rumah Sakit di Jabar Sudah Lampu Kuning

Ridwan Kamil Ingatkan Keterisian Rumah Sakit di Jabar Sudah Lampu Kuning

Regional
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Perairan Selatan Sumbawa, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Perairan Selatan Sumbawa, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Buntut Dangdutan di Tengah Pandemi, Pemkot Tegal Tutup Obyek Wisata dan Padamkan Lampu Jalan

Buntut Dangdutan di Tengah Pandemi, Pemkot Tegal Tutup Obyek Wisata dan Padamkan Lampu Jalan

Regional
Foto Bugil Ibunya Disebar ke WhatsApp Teman hingga Guru, Pelajar SMP Lapor Polisi

Foto Bugil Ibunya Disebar ke WhatsApp Teman hingga Guru, Pelajar SMP Lapor Polisi

Regional
Aniaya Pengendara Motor, 2 Anggota Satpol PP Makassar Ditangkap

Aniaya Pengendara Motor, 2 Anggota Satpol PP Makassar Ditangkap

Regional
Update Level Kewaspadaan, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Update Level Kewaspadaan, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Regional
Pupuk Organik, Solusi Petani Hemat Biaya Produksi di Masa Pandemi

Pupuk Organik, Solusi Petani Hemat Biaya Produksi di Masa Pandemi

Regional
Seorang Pemilik Hotel di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Toilet

Seorang Pemilik Hotel di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Toilet

Regional
Sopir Ekspedisi Bawa Kabur 1 Kontainer Sepatu Siap Ekspor, Dijual Sendiri Seharga Rp 150 Juta

Sopir Ekspedisi Bawa Kabur 1 Kontainer Sepatu Siap Ekspor, Dijual Sendiri Seharga Rp 150 Juta

Regional
Pilkada Manggarai Barat, Pasangan Maria-Silvester Gunakan Media Sosial untuk Kampanye

Pilkada Manggarai Barat, Pasangan Maria-Silvester Gunakan Media Sosial untuk Kampanye

Regional
Melanggar Protokol Kesehatan, Kampanye Calon Gubernur Jambi Dibubarkan

Melanggar Protokol Kesehatan, Kampanye Calon Gubernur Jambi Dibubarkan

Regional
McDonald's Kuta Beach Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi, Bagaimana Nasib Karyawan?

McDonald's Kuta Beach Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi, Bagaimana Nasib Karyawan?

Regional
Dua Buruh Bangunan Diduga Dianiaya Polisi Saat Pembubaran Aksi Mahasiswa di Kendari

Dua Buruh Bangunan Diduga Dianiaya Polisi Saat Pembubaran Aksi Mahasiswa di Kendari

Regional
McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X