Kompas.com - 24/06/2020, 17:11 WIB
Massa tolak TKA demo di simpang 4 Bandara Haluoleo Kendari hingga hingga malam dan terlibat bentrok dengan polisi KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIMassa tolak TKA demo di simpang 4 Bandara Haluoleo Kendari hingga hingga malam dan terlibat bentrok dengan polisi

KENDARI, KOMPAS.com- Sebanyak 152 tenaga kerja asing (TKA) asal China akhirnya tiba di Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (23/6/2020) malam.

Mereka menumpang pesawat Lion Air yang di-carter. Dalam rombongan pekerja itu ikut serta empat orang empat tenaga medis.

152 warga China itu merupakan rombongan pertama dari 500 TKA yang akan bekerja di Kawasan Industri Pertambangan Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Gelombang Pertama TKA China Tiba di Kendari, Gunakan Pesawat Carter

PT Virtue Dragon Nickel Industry mengklaim bakal mempekerjakan mereka sebagai tenaga ahli.

Sejumlah orang dari elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang mengetahui para TKA itu akan mendarat di Bandara Haluoleo pun menggelar demonstrasi.

Aksi protes kedatangan TKA berlangsung di Simpang 4 Bandara Haluoleo,  Desa Ambeipua, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan.

Dalam aksi itu turut berorasi anggota DPRD Sultra Fraksi PKS, Sudirman.

Sudirman menyampaikan keraguannya soal status tenaga ahli yang dilabelkan kepada TKA tersebut

"Katanya tenaga ahli, tapi faktanya pegang sekopang (sekop) dan angkat galon juga campur-campur pasir," teriak Sudirman dalam orasinya.

Baca juga: Massa Demo di Dekat Bandara Haluoleo Kendari Cegat Mobil Berisi 1 TKA China

Aksi yang memblokir jalan menuju bandara itu dijaga ketat personel Polres Kendari dan Polda Sultra.

Kendaraan taktis dan satu unit mobil water cannon juga dikerahkan.

Massa hanya bisa berorasi di Simpang 4 Bandara dan membakar ban. Mereka tidak berhasil menerobos barikade polisi.

 

Massa tolak TKA demo di simpang 4 Bandara Haluoleo Kendari hingga hingga malam dan terlibat bentrok dengan polisiKOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI Massa tolak TKA demo di simpang 4 Bandara Haluoleo Kendari hingga hingga malam dan terlibat bentrok dengan polisi
Sekitar 20.30 Wita, sebanyak 152 TKA China akhirnya mendarat di Bandara Haluoleo Kendari dengan pesawat sempat yang transit di Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Hal itu dibenarkan Kepala Bandara Kendari Safruddin.

"Pesawat carter Lion. Ini baru sampai," kata Safruddin kepada sejumlah wartawan di Bandara Haluoleo Kendari, Selasa.

Safruddin menjelaskan, semua TKA itu tetap mengikuti protokol kesehatan. Tidak ada perlakuan khusus, sama seperti penumpang biasa.

Baca juga: Tolak Kedatangan 500 TKA China, Ratusan Orang Demo di Perempatan Bandara Haluoleo Kendari

Kedatangan TKA itu disaksikan langsung Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh. Dia  ingin memastikan visa yang digunakan para TKA tersebut.

Pantuan di Bandara Haluoleo Kendari, setibanya di bandara para TKA yang tiba itu tidak keluar sekaligus, mereka keluar pintu kedatangan secara bertahap masing-masing sebanyak 6 orang.

Setelah dilakukan pengecekan secara sampling, para TKA itu dipastikan menggunakan visa kerja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan TKA itu menggunakan jalur alternatif di kawasan Bandara Haluoleo Kendari menuju kawasan industri pertambangan di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.

Pada Rabu (24/6/2020) dini hari, situasi di lokasi makin memanas. Polisi akhirnya membubarkan demonstran dengan gas air mata karena peringatan melalui pengeras suara diacuhkan massa aksi demo.

Baca juga: 500 TKA China Datang ke Sultra, PT VDNI: Gunakan Visa Kerja, Mereka Tenaga Ahli

Saat gas air mata ditembak oleh polisi, massa kemudian berlarian menghindar.

Setelah tembakkan gas air mata itu reda, demonstran kembali maju mendatangi polisi.

Petugas pengamanan kembali memberikan peringatan lewat pengeras suara agar massa segera membubarkan diri.

Karena tidak dihiraukan setelah kesekian kalinya diminta bubar, aparat kembali menyemprotkan gas air mata.

Namun massa membalas serangan polisi dengan batu dan kayu, kondisi semakin kacau dan bentrok tak terhindarkan saling balas serangan pun terjadi antara massa aksi dan polisi.

Meski begitu, polisi terus bergerak maju memukul mundur massa hingga akhirnya demonstrasi bubar.

Baca juga: Sikap Plin-plan Gubernur Sultra Terkait TKA China

Warga sekitar berlarian masuk ke rumah. Kendaraan yang melintas di jalur tersebut diminta putar balik.

Kini situasi Kota Kendari kembali kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan kembali seperti biasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.