Fakta Anggota KKB Tertembak Senjatanya Sendiri Saat Serahkan Diri, Terjatuh di Sungai Lalu Pistol Meletus

Kompas.com - 24/06/2020, 06:06 WIB
Pistol 9 mm. ShutterstockPistol 9 mm.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Tendinson Enumbi, anggota kelompok kriminal bersenjata (KKBO di Kabupaten Puncak Jata, Provinsi Papua tertembak senjatanya sendiri saat akan menyerahkan diri pada TNI.

Pada hari kejadian, Kamis (18/6/2020), Tendinson berangkat dari kampungnya di Distrik Mewoluk menuju ke Kota Mulia, Ibu Kota Kabupaten Puncak Jaya.

Nahas. Ia terjatuh di Kali Mewoluk dan pistol jenis beretta yang ia bawa meletus. Peluru dari pistol buatan Italia itu menembus pingang dan betis kanannya.

Tendinson kemudian dievakuasi ke RSUD Mulua, Kabupaten Puncak Jaya dan rencananya ia akan dipindahkan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebh baik.

Baca juga: Seorang Anggota KKB Menyerahkan Diri, Mengaku Ingin Hidup Normal

Pendekatan sebulan dan dapat pekerjaan

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Eko Daryanto mengatakan hampir sebulan anggotanya melakkukan pendekatan pada Tendinson.

Saat itu, Tendinson mengatakan ingin hidup normal dan mencari nafkah untuk keluarganya.

Kemudian ia pun memilih menyerahkan diri. Setelah menyerahkan diri dan menyatakan kembali bergabung dengan NKRI, Tendinson mendapatkan pekerjaan dari Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya.

"Bupati kan pernah sampaikan nanti mereka yang fasilitasi untuk pekerjaannya," kata Eko.

Baca juga: Cerita Anggota KKB yang Tertembak Senjata Sendiri Saat Hendak Menyerahkan Diri

Penyerahan diri Tendinson telah dilakukan secara simbolis dengan memebrikan senjata api miliknya ke Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya pada Senin (22/6/2020).

Ini bukan pertama kalinya anggota KKB di Puncak Jaya menyerahkan diri.

Pada 23 November 2019, Telangga Gire yang menjabat sebagai ajudan pemimpin TPN OPM Goiath Tabuni meyerahkan diri dan menyatakan bergabung dengan NKRI.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Dhias Suwandi | Editor: Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X