Isu Penjualan Pulau Malamber, Pemilik Lahan Hanya Jual 6 Hektar Seharga Rp 2 Miliar ke Bupati PPU

Kompas.com - 23/06/2020, 06:50 WIB
Pemilik Bantah Penjualan 6 HA Pulau Malamber ke Bupati Panajam Tanpa Sepengetahuan Pemda Setempat KOMPAS.COM/JUNAEDIPemilik Bantah Penjualan 6 HA Pulau Malamber ke Bupati Panajam Tanpa Sepengetahuan Pemda Setempat
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Isu penjualan Pulau Malamber di Kecamatan Batarbalakang, Mamuju, Sulawesi Barat menjadi pembicaraan sejak sepekan terakhir.

Disebutkan, pulau tersebut dijual ke Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masúd seharga Rp 2 miliar.

Gofar sempat membantah tudingan tersebut dan mengatakan hanya berkunjung ke pulau tersebut karena banyak kerabat yang tinggal di di Pulau Malamber.

Ternyata Gofar bukan membeli pulau tersebut. Namun ia membeli tanah seluas 6 hektar pada Raja seorang pria pemilik tanah di pulau kecil itu.

Baca juga: Pengakuan Raja, Orang yang Disebut Jual Pulau Malamber ke Bupati di Kaltim

Kepada Kompas.com, Raja menunjukkan dokumen surat kepemilikan dan bukti pembayaran pajak atas nama leluhurnya.

Setiap tahun, Raja mengaku membayar pajak sebesar Rp 300.000 untuk tanah yang ia miliki di Pulau Malamber.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Raja, ia telah menjual tanahnya seluas 6 hektar kepada Gafur pada Februari 2020 lalu. Saat itu, Gafur menyerahkan yang Rp 200 juta untuk uang muka.

Rencananya, sisa uang sebesar Rp 1,8 miliar akan dilunasi oleh Gafur pada April 2020. Namun hingga akhir Juni 2020, pembayaran tanah seluas 6 hektar di pulau tersebut belum lunas.

Baca juga: Menyoal Dugaan Penjualan Pulau Malamber Senilai Rp 2 Miliar ke Bupati PPU: Ada Keluarga yang Tinggal di Sana

Saat jual beli, menurut Raja, ada perjanjian jika sampai Apri 2020, pembayaran tanah belum lunas maka ia tidak perlu mengembalikan uang muka sebesar Rp 200 juta.

Raja mengatakan proses jual beli tersebut diketahui oleh Camat Balakabang, Juara. Namun, Camat Balakabang sempat mengeluarkan pernyataan jika ia tidak mengetahui proses jual beli tanah di Pulau Malamber.

“Sebelum transaksi berlangsung dokumen-dokumen surat kepemilikan lokasi tersebut sudah diperiksa pihak kecamatan. Ini saya sangat sayangkan kalau disebut pihak camat tidak mengetahuinya,” jelas Raja di rumahnya, Dusun Batu Lapa Selatan, Desa Sumare, Kelurahan Simboro, Kecamatan Mamuju, Senin (22/6/2020).

Baca juga: Pulau Malamber, Tempat Konservasi Penyu yang Diduga Dijual Rp 2 Miliar

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X