Kabar Baik, 90 Persen Hasil Tes Swab di Lampung Negatif Virus Corona

Kompas.com - 22/06/2020, 18:11 WIB
Tenaga medis sedang menguji sampel swab tenggorokan pasien suspek virus corona di Labkesda Lampung. (FOTO: Dok. Dinas Kesehatan Lampung) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATenaga medis sedang menguji sampel swab tenggorokan pasien suspek virus corona di Labkesda Lampung. (FOTO: Dok. Dinas Kesehatan Lampung)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Lebih dari 90 persen tes swab di Lampung menunjukan hasil negatif virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengatakan, berdasarkan data per 21 Juni 2020, hasil uji sampel swab melalui alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lampung lebih banyak yang menunjukkan hasil negatif.

“Lebih dari 90 persen hasilnya adalah negatif,” kata Reihana melalui pesan singkat, Senin (22/6/2020).

Baca juga: Tangis Histeris Ibu dan Pembantaian Kakak Adik di Medan

Reihana mengatakan, alat PCR tersebut telah digunakan sejak 14 Mei 2020.

Kemudian, hingga 21 Juni 2020, Labkesda telah menguji sebanyak 1.974 sampel swab.

“Dari uji sampel, sebanyak 125 sampel dinyatakan positif Covid-19 dan 1.849 sampel dinyatakan negatif,” kata Reihana.

Sampel terkini yang diuji di Labkesda Lampung, menurut Reihana, sebanyak 20 sampel pada 20 Juni 2020 kemarin.

“Hasilnya semua negatif,” kata Reihana.

Baca juga: Kronologi Perahu Nelayan Karawang Pecah hingga 1 Orang Meninggal

Selain alat PCR di Labkesda Lampung, alat PCR di RS Ahmad Yani Kota Metro dan RS Menggala Tulang Bawang juga menunjukkan hasil signifikan.

Reihana menyebutkan, alat PCR di RS Ahmad Yani Kota Metro telah menguji sebanyak 57 sampel sejak 20 Mei 2020 hingga 21 Juni 2020.

“Hasil positif adalah nihil,” kata Reihana.

Begitu juga dengan RS Menggala Tulang Bawang yang telah menguji sebanyak 65 sampel dengan semua tes menunjukkan hasil negatif.

Sementara itu, data terkini kasus Covid-19 di Lampung hingga 22 Juni 2020, jumlah pasien positif tidak mengalami penambahan, yakni tetap 181 orang seperti sehari sebelumnya.

Kemudian, jumlah pasien meninggal dalam status terkonfirmasi positif mencapai 12 orang dan pasien sembuh sebanyak 128 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X