Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Foto Viral Puluhan WNA Yoga Tanpa Jaga Jarak dan Masker di Bali, Pendiri Minta Maaf

Kompas.com - 22/06/2020, 18:06 WIB
Kontributor Banyuwangi, Imam Rosidin,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com - Foto dan video yang memperlihatkan puluhan warga negara asing (WNA) menggelar yoga di House of Om Bali, Jalan Raya Bona, Kelurahan Bitera, Gianyar, Bali.

Sejumlah foto dan video itu diunggah pemilik akun Twitter, @jennyjusuf. Dalam unggahannya, Jenny menyesalkan kegiatan tersebut.

Baca juga: Pilih Cincin di Toko dan Dimasukkan ke Saku Celana, WNA Amerika Ditangkap Warga

Puluhan WNA itu berkumpul tanpa mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Apalagi, saat ini kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali terus meningkat. 

Saat ini, terdapat 1.050 kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali. Sebagian besar tambahan kasus dalam beberapa hari terakhir berasal dari transmisi lokal.

Pendiri House of Om Community Wissam Barakeh membenarkan bahwa kegiatan itu dilakukan pada 18 Juni 2020.

Ia pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Provinsi Bali.

"Saya sangat menyesal dan sangat meminta maaf atas apa yang terjadi," kata Wissam lewat pesan singkat WhatsApp pada Senin (22/6/2020).

Wissam mengaku bertanggung jawab penuh dengan kegiatan itu.

Baca juga: Viral, Video Seorang Pemulung Beli Ponsel dengan Uang Receh Sekarung, Ini Faktanya

 

Kegiatan itu, kata dia, merupakan kesalahan besar karena dilakukan saat pandemi virus corona baru atau Covid-19 di Bali.

 

Wissam paham bahwa pandemi Covid-19 di Provinsi Bali belum mereda. 

"Hal tersebut adalah kesalahan besar dan tidak masuk akal yang terjadi di masa sulit seperti sekarang ini. Komunitas kami sangat menyayangi dan menghargai Bali dan masyarakat Bali," kata Wissam.

Menurut dia, acara itu bertujuan menggalang dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan di Bali.

Sejak beberapa bulan terakhir, kata dia, pihaknya telah menyalurkan 100 kotak makanan dan sembako setiap dua minggu.

Baca juga: Ratusan Wisatawan Padati Pusuk Sembalun di Akhir Pekan, Didominasi Klub Motor

Bantuan itu diberikan kepada masyarakat yang tinggal di desa terdampak pandemi Covid-19 ini.

"Kami bekerja di Bali sejak tahun 2017. Kami banyak melakukan hal untuk menunjukkan rasa cinta kami terhadap Bali dan masyarakat Bali. Dimulai dari membantu banyak keluarga yang kehilangan rumah akibat dari meletusnya Gunung Agung beberapa waktu lalu," kata dia.

Selain itu, House of Om Community juga membantu membagikan seragam kepada sejumlah siswa di beberapa sekolah di Bali, membantu pusat kanker anak, dan membantu pusat disabilitas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com