Viral, Video Penjambret di Makassar Kencing di Celana Saat Ditangkap 2 Anggota TNI

Kompas.com - 22/06/2020, 11:59 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

MAKASSAR, KOMPAS.com - HA alias Angka (19) tak berdaya ketika aksi jambretnya terhadap seorang IRT berinisial KO (42) digagalkan dua anggota TNI di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (21/6/2020).

Video penangkapan Angka tersebut sempat viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, pria yang bekerja sebagai pegawai SPBU itu bahkan kencing di celana saat kedua anggota TNI menangkapnya tak jauh dari lokasi penjambretan.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan, pelaku beraksi bersama seorang rekannya RA di atas flyover Jalan Urip Sumoharjo sekitar pukul 16.00 Wita.

Baca juga: 20 Dokter di Makassar Terpapar Corona, Gugus Tugas Akan Gelar Rapid Test Massal

Korban yang saat itu baru pulang dari pasar dengan mengendarai sepeda motor dipepet oleh kedua pelaku.

"Sempat terjadi tarik-menarik hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Melihat korbannya terbaring lemas di tengah jalan, pelaku langsung tancap gas," kata Halim dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2020).

Halim menambahkan, petugas sedang mengejar pelaku RA yang berhasil melarikan diri saat ditangkap.

"Angka ini perannya mengendarai sepeda motor saja. RA yang menjambret tas korban," ujarnya.

Baca juga: Viral, Video Polisi Bersimpuh Cegah 2 Penjambret Diamuk Massa

Dari informasi yang dihimpun, dua anggota TNI tersebut berasal dari kesatuan Yonif Para Raider 433/JS yang hendak menuju asrama Kostrad.

Mereka menangkap Angka di sekitar Jalan Pampang Raya.

Angka kemudian diserahkan ke Mapolsek Panakukkang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara korban harus menjalani perawatan dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.

"Korban sempat tidak sadarkan diri dan mengalami luka robek pada kepala bagian dahi sebelah kiri, luka robek pada bibir bagian atas, luka lecet pada kedua tangan, dan memar di bagian lutut kaki kanan," pungkas Halim. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X