Cerita di Balik Benda Mirip Kapal Karam Terdeteksi Google Maps di Sukabumi dan Viral

Kompas.com - 22/06/2020, 08:41 WIB
Gambar mirip kapal karam yang terlihat oleh google maps di Teluk Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. TANGKAPAN LAYAR FACEBOOKGambar mirip kapal karam yang terlihat oleh google maps di Teluk Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Benda mirip kapal karam di Pantai Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial. Benda tersebut bahkan tak sengaja tertangkap Google Maps.

Kapal karam itu awalnya ditemukan oleh tiga nelayan yang hendak memancing di laut selatan Sukabumi. Mereka adalah Akbar, Iki, dan Asep. Ketiganya adalah warga Kampung Parung Baliung, Desa Cijalingin, Kecamatan Cicantayan.

Ketika itu, ketiga nelayan tersebut membuka Google Maps guna mencari spot untuk memancing. Namun, tiba-tiba mereka melihat sebuah benda di laut. Setelah diperbesar, benda itu mirip sebuah kapal karam.

Baca juga: Viral Penampakan Benda Mirip Kapal Karam di Sukabumi, Tak Sengaja Tertangkap Google Maps

Lokasi penemuan benda itu tak jauh dari Pantai Cikembang, Kecamatan Cisolok, sebagaimana terlihat dari tautan ini: https://goo.gl/maps/DiRCW5kns8ACKu8K9.

"Awalnya Iki tidak sengaja lihat benda yang aneh di Google Maps, lalu menanyakan ke saya, dan saya juga penasaran," kata Akbar Alfiana (22) saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/6/2020).

Lalu pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB, gambar itu disebar di grup Facebook dan viral.

Iki berharap ada warganet yang sudah mengetahui dan menjelaskan benda misterius itu.

Namun, ternyata belum ada jawaban yang memuaskan.

Ditelusuri

Sementara itu, Kepala Uni Penyelenggara Pelabuhan Palabuhanratu-Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantau (KPLP) Kementerian Perhubungan Fatah Yasin mengaku baru mengetahui informasi soal benda mirip kapal karam yang terdeteksi Google Maps di Teluk Palabuhanratu.

Fatah mengaku, selama ia bertugas di Sukabumi sejak 2014, belum menerima laporan soal perahu karam.

Halaman:


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X