Misteri Foto Perempuan, Jarum, dan Rajah di Kuburan

Kompas.com - 22/06/2020, 07:10 WIB
Masyarakat dihebohkan dengan penemuan sembilan benda mungil terbungkus kain kafan yang dikubur di pemakaman Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2020). DOKUMEN WARGAMasyarakat dihebohkan dengan penemuan sembilan benda mungil terbungkus kain kafan yang dikubur di pemakaman Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus terkejut saat menemukan sembilan benda mirip bayi terbungkus kain kafan di pemakaman desa Sedyo Luhur pada Kamis (18/6/2020) sore.

Benda aneh tersebut ada di dua lubang makam yang terpisah.

Penemuan benda aneh tersebut berawal saat warga berziarah di pemakaman tersebut. Ia curiga saat melihat sebuah makam yang seperti baru dibongkar.

Ia pun mememeriksanya dengan tangan dan menemukan empat bungkusan yang terdiri dari tiga bungkusan besar dan satu bungkusan kecil.

Baca juga: Setelah Paket Berisi Tengkorak, Pengusaha di NTB Dapat Teror Kain Kafan

Belum selesai pembongkaran makam pertama, warga kembali menemukan makam lain dengan kondisi yang sama.

Warga pun berinisiatif memeriksanya dan kembali menemukan lima bungkusan yang mengeluarkan bau yang menyengat dan terlihat hangus bekas dibakar.

Warga pun melaporkan kejadian tersebut ke kepala desa dan pihak kepolisian. Warga sempat mengira bungkusan tersebut berisi mayat bayi.

Saat dicek ternyata bungkusan kain kafan tersebut berisi bangkai ayam, foto seorang perempuan, dan rajah mantra serta jarum.

Baca juga: Ada Foto Perempuan, Jarum, dan Rajah dalam 9 Bangkai Ayam Terbungkus Kafan

Jenazah baru 100 hari dimakamkan

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kudus membongkar sembilan bungkusan pocong tersebut berisi bangkai ayam.Tribun Jateng Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kudus membongkar sembilan bungkusan pocong tersebut berisi bangkai ayam.
Sementara itu Muh Khafid (40) keluarga almarhum Kusmi yang makamnnya ditanam bungkusan itu bercerita benda-benda aneh tersebut ditanam dengan kedalaman 30 sentimeter dari permukaan tanah.

"Kira-kira kedalamannya satu paculan," ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X